Selasa, 11 Desember 2018

Pemkab Serang Ajukan 2 Usulan UMK ke Gubernur Banten

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengajukan dua usulan terkait permintaan kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) ke Gubernur Banten. Hal tersebut menyikapi adanya permintaan kenaikan UMK hingga 20 persen dari buruh.

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, pihaknya telah mengajukan dua tawaran UMK. Pertama usulan yang besarannya sesuai dengan PP Nomor 78, yakni senilai Rp 264.000 atau 8,03 persen. Namun, dilampirkan juga permohonan dari buruh mencapai 20 persen.

“Jadi, kami usulannya dua. Usulan sesuai UMK dan usulan sesuai permohonan buruh,” katanya kepasa wartawan ketika ditemui di Pendopo Bupati Serang, Rabu (14/11/2018).

Ia menuturkan, keputusan tersebut akan diputuskan oleh Gubernur Banten yang memiliki otoritas. “Silakan gubernur yang memutuskan,” ujarnya. Disinggung terkait akan adanya aksi lanjutan dari buruh jika tidak naik sesuai permintaan, dia berharap, hal tersebut hanya ancaman.

“Yang bisa memutuskan besaran itu dubernur yang memiliki otoritas. Mudah-mudahan hanya ancaman saja, jangan sampai membuat iklim yang tidak kondusif dengan gerakan-gerakan kontra produktif, nanti yang rugi masyarakat dan kami semua,” ucapnya.

Terkait kenaikan tersebut, menurut dia, pada prinsipnya perusahaan menilai, jika sesuai dengan ketentuan normatif, perusahaan menerima.

“Suka tidak suka dia (perusahaan) pasti menerima kalau sudah sesuai aturan PP, karena sudah menghitung acuannya itu nilai pertumbuhan ekonomi dan nilai inflasi, dihitung di situ, sehingga keluar angka itu 8,03 persen,” tuturnya.

Pihaknya berharap, tidak ada perusahaan yang hengkang, sedangkan terkait adanya beberapa perusahaan yang membuka cabang di daerah lain, menurut dia, itu bukan hengkang. “Kalau hengkang kan dari sini (Pemkab Serang) nol pindah ke Sukabumi, contohnya, seperti PT Nikomas, mudah-mudahan tidak ada yang hengkang,” katanya. (DN)*


Sekilas Info

Penyertaan Modal Bank Banten Terancam Jadi Silpa

SERANG, (KB).- Penyertaan modal untuk PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten Tbk (Bank Banten) terancam menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *