Pemkab Pandeglang Rangkul Murid Disabilitas

Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita merangkul murid disabilitas di SDN Gerendong, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang.*

Pemkab Pandeglang terus bekerja keras untuk meningkatkan mutu pendidikan murid Sekolah Dasar (SD). Hal tersebut dipandang penting, karena murid SD merupakan tunas yang akan melanjutkan kepemimpinan bangsa dan negara. Meski demikian, dari sekian pelajar tersebut pemerintah akan memberikan perhatian terhadap murid disabilitas. Karena mereka juga memiliki hak sama dalam dunia pendidikan.

Hal itu disampaikan Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita di sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/2/2018). Dalam kunjungannya, Irna mendatangi SDN Gerendong. Di lokasi tersebut, bupati sempat menggendong murid disabilitas. “Saya terharu melihat semangat murid. Meski disabilitas, mereka gigih untuk belajar,” kata Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita.

Ia mengatakan, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus merangkul murid disabilitas. Untuk itu, para guru harus menanamkan sifat pergaulan positif ke murid lain untuk bergaul bersama para murid disabilitas. “Ini penting untuk memberikan ilmu sosial berteman tanpa memandang kekurangan. Ya, penting bagi kita belajar dari kekurangan. Dan jika kita bisa belajar dari kekurangan akan terhindar dari sifat-sifat negatif,” ujarnya.

Menurut bupati, dunia pendidikan sangat penting untuk mencetak generasi muda yang andal. Dengan pendidikan, seseorang akan menjadi cerdas dan terampil. Untuk itu, pemerintah harus terus mengembangkan dunia pendidikan secara optimal. “Saya harap tenaga pengajar terus bekerja meningkatkan pengawasan dan peran mendidik yang positif bagi siswa-siswi di lembaga pendidikan.

Berikan pengetahuan tentang mental dan budi pekerti. Sebab, dengan mental dan budi pekerti yang baik akan melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah,” ucapnya. Selain itu, Irna berharap pengelola sekolah harus merealisasikan program pendidikan secara tepat sasaran. Realisasikan anggaran pendidikan sesuai peruntukan dan jangan sampai ada penyimpangan anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang, Olis Solihin mengatakan, para kepala sekolah dan guru harus melaksanakan tugas dengan optimal. Sekolah harus menjadi peran penting mengawal mutu pendidikan. “Soal siswa disabilitas harus menjadi perhatian kita. Mereka para siswa memiliki hak sama mendapatkan pendidikan,” tuturnya. (TB.A.Turmahdi)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here