Pemkab Lebak Lanjutkan Pembangunan Pasar Gajrug

LEBAK, (KB).- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lebak akan melanjutkan pembangunan pasar Gajrug, Kecamatan Cipanas yang sebelumnya sempat mangkrak. Anggaran pembangunan pasar tradisional itu akan dipersiapkan sekitar Rp 8,6 miliar.

“Anggarannya sudah disiapkan Rp 8,6 miliar. Rencananya tahun ini akan mulai dilaksanakan. Untuk APBN tidak memberikan lagi, karena yang sebelumnya dianggap gagal tidak bisa menyelesaikan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagaps) Lebak, Dedi Rahmat, Rabu (19/2/2020).

Menurut dia, karena kegiatan pembangunan pasar sebelumnya tidak selesai. Maka saat ini, kegiatan penyelesaian pembangunannya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Pasar itu merupakan pasar kelas A dan berlisensi SNI.

“Dulu kenapa sampai telat, karena menunggu hibah yang harus ditandatangani oleh Presiden karena di atas Rp1 miliar. Sekarang sudah ada dan sudah dianggarkan, mungkin sekarang sudah mulai lelang,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, pembangunan Pasar Gajrug sebelumnya didanai APBN Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp16 miliar. Tetapi dalam perjalanannya, pembangunan pasar yang masuk dalam program Presiden Jokowi membangun 1000 pasar di Indonesia tersebut tak bisa diselesaikan dan mangkrak.

Bahkan proyek itu sempat masuk dalam penyelidikan Kejari Lebak, meski akhirnya dihentikan di tengah jalan karena Korps Adhyaksa menghentikan penyelidikan. Penghentian penyelidikan diklaim setelah pihak pelaksana pembangunan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 731 juta. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here