Pemkab Lebak Lakukan Efisiensi Anggaran

LEBAK, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melakukan efisiensi anggaran untuk mengatasi membengkaknya defisit yang diprediksi mencapai Rp 150 miliar pada tahun 2020.

“Kami efisiensi semua, kegiatan-kegiatan banyak yang kami pangkas, termasuk untuk operasional seperti listrik dan lain-lain, OPD mengacu 2019,” kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Bukan hanya dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi, Iti mendorong agar kegiatan-kegiatan yang dilakukan dari Pemprov Banten untuk ditambah. Menurutnya, jika hal itu bisa diakomodir maka akan mengurangi defisit.

“Misalnya menambah kuota untuk PBI dari APBD provinsi, misalkan 50 ribu untuk Lebak, karena hampir seluruh kabupaten mengalami hal ini, yang APBD nya besar juga sama minta bantuan pemprov untuk mencari solusi terkait kenaikan iuran BPJS,” tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Dede Jaelani menjelaskan, pengurangan perjalanan dinas sudah dilakukan, bahkan ada dua OPD yang tidak memiliki biaya perjalanan dinas yaitu Dinas Kelautan dan Dinas Koperasi, tapi nanti kami evaluasi lagi. Kemudian secara terpaksa kami akan menunda dulu kegiatan-kegiatan yang sudah tercantum di KUA-PPAS.

“Semua penting, tapi karena kondisi keuangan yang kurang, apa boleh buat mungkin akan kami potong beberapa kegiatan serta pengurangan volume kegiatan lainnya,” pungkasnya. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here