Pemkab Lebak Kembangkan Komoditas Perkebunan

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak saat ini sedang mengembangkan tiga komoditas perkebunan. Ketiga komoditas itu yakni cengkeh, coklat dan kelapa.

“Kami tahun ini melakukan pembenihan komoditas perkebunan, antara lain cengkeh, coklat dan kelapa dalam,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Lebak, Kadarina, Selasa (28/7/2020).

Pembenihan komoditas perkebunan tersebut dipastikan awal 2021 bisa didistribusikan kepada kelompok-kelompok petani secara gratis. Diperkirakan pembenihan ketiga komoditas perkebunan itu mencapai ribuan batang agar kelompok petani dapat membudidayakannya di lahan miliknya.

“Pengembangan perkebunan komoditas cengkeh, coklat dan kelapa dalam bisa menjadikan sentra unggulan masyarakat. Apalagi, wilayah Lebak sangat mendukung dengan lahan begitu luas, sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya.

Pihaknya meyakini, pengembangan komoditas perkebunan nantinya menjadi klaster ekonomi masyarakat setempat. Selama ini, produksi komoditas perkebunan di Kabupaten Lebak cukup besar di Provinsi Banten hingga puluhan ribu ton per tahun.

Produksi komoditas perkebunan itu dipasok ke sejumlah daerah di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Lampung. Pemerintah daerah terus mendorong agar kelompok petani dapat mengembangkan komoditas perkebunan kelapa dalam, cengkeh dan coklat.

“Kami mendistribusikan benih cengkeh, coklat dan kelapa dalam untuk peremajaan karena saat ini yang ada perkebunan milik masyarakat sudah tua dan produksinya relatif kecil,” katanya.

Sementara, Ahmad, seorang petani warga Kecamatan Bojongmanik mengatakan, hampir sebagian besar petani di sini kini memanen cengkeh yang dikembangkan di lahan darat dengan ketinggian di atas 500 meter dari permukaan laut.

Selama ini, kata dia, tanaman cengkeh masih andalan ekonomi petani dibandingkan tanaman palawija dan pangan.

“Kami merasa lega harga cengkeh di pasaran cukup baik hingga Rp 55.000 per kilogram sehingga menguntungkan pendapatan petani,” ucapnya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here