Pemkab Lebak Bersiap Hadapi Kenormalan Baru

LEBAK, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak saat ini sedang bersiap menghadapi penerapan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19. Kesiapan tetap dilakukan meski daerah penyangga ibu kota itu tak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penegakan disiplin protokol kesehatan menjadi cara pertama Pemkab bekerja sama dengan TNI-Polri dan Satpol PP dalam menghadapi kenormalan baru.

Kepala Satpol PP Lebak Dartim mengatakan, penegakan disiplin protokol kesehatan mulai dilakukan pada tanggal 1 sampai 30 Juni 2020. Penegakan disiplin protokol kesehatan bersama unsur kepolisian dan TNI menyasar ke tempat-tempat keramaian agar masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita siap melaksanakan penerapan kenormalan baru dengan menekankan penerapan kedisiplinan protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia mengatakan, menghadapi kenormalan baru masyarakat perlu diberikan pemahaman menyeluruh bagaimana menjalankan tatanan kehidupan baru di tengah pandemi.

“Dalam kondisi seperti ini kita harus tetap produktif dengan catatan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ini yang sedang kita lakukan agar masyarakat bisa dari sekarang disiplin sambil terus dilakukan evaluasi sejauh mana masyarakat memahami protokol kesehatan,” tutur Dartim.

Sementara, sejumlah warga di Kabupaten Lebak mengikuti perkembangan tentang akan adanya penerapan kenormalan baru atau new normal itu dari tayangan televisi dan sempat membaca tatacara dan aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.

”Kalau memang dimasa pandemi Covid-19 ini harus ada istilah new normal atau kenormalan baru dalam tatanan hidup keseharian yang kita ikut saja apa yang dianjurkan pemerintah,” kata Ali Rochim (51) warga Rangkasbitung.

Sementara seorang warga lainnya, Tita mengatakan, penerapan new normal atau kenormalan baru itu harus betul-betul disosialisasikan secara gencar, sehingga diketahui ataupun dipahami secara benar oleh masyarakat.

”Pada intinya kita akan patuhi apa yang dianjurkan pemerintah tentang aturan new normal atau kenormalan baru itu,” tuturnya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here