Pemkab Lebak Berangkatkan Enam KK Transmigrasi

Maman Suparman, Kadisnaker Kabupaten Lebak.*

LEBAK, (KB).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak memberangkatkan enam keluarga ke Kabupaten Simeule, Provinsi Aceh. Keberangkatan enam keluarga ini merupakan program transmigrasi.

Kepala Disnakertrans Lebak, Maman Suparman mengatakan, transmigrasi merupakan salah satu cara pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran.

 “Ya, ini bentuk upaya Pemkab Lebak dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Kita berangkatkan sebanyak enam kepala keluarga melalui program transmigrasi ke Kabupaten Simeuleu, Aceh,” kata Maman SP kepada Kabar Banten, Jumat, (27/12/2019).

Maman menjelaskan, sebanyak enam KK dari 23 jiwa tersebut merupakan warga Kampung Ancol dan Jengkol, Kecamatan Bayah, dan warga Kampung Cimangeunteung, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.

“Alhamdulilah dari kuota lima KK, kita berangkatkan sebanyak enam KK, karena satu kuota itu ada pelimpahan dari Tangerang,” jelasnya.

Menurut Maman, mereka yang diberangkatkan akan mendapat fasilitas rumah, pekarangan dan lahan usaha seluas 2 hektare serta jaminan hidup.

“Selain dijamin keberangkatanya, peserta Transmigasi ini ketika sudah sampai di Aceh akan mendapatkan Rumah tipe 36, luas perkarangan 500 meter persegi, lahan usaha sebanyak 2 hektare dan jaminan hidup satu tahun dari pemerintah setempat,” paparnya.

Untuk menjadi peserta Transmigrasi, masyarakat Lebak harus memenuhi sejumlah persyaratan, hal itu untuk memastikan kesiapan serta untuk kelengkapan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di lokasi setempat.

“Adminduk sangat penting, karena sebagai identitas, dan persyaratan lainnya pun harus disiapkan seperti kondisi kesehatan, tidak ikut serta dalam organisasi terlarang, umur maksimal 50 tahun dan siap bertani,” tandasnya. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here