Pemkab Lebak Bangun 269 Unit RTLH

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak tahun ini membangun 269 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Anggaran bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

“Bantuan RTLH masih berjalan, karena digulirkan Juli hingga Agustus 2019,” kata Kepala seksi Penyedia Perumahan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Lebak Ade Rustandi, Jumat (6/9/2019).

Pemerintah daerah menggulirkan bantuan rumah tidak layak huni itu sejalan dengan program “Lebak Sejahtera” yang digulirkan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Masyarakat yang menerima bantuan rumah layak huni melalui program BSPS itu menyambut positif, karena mereka dari keluarga yang berpenghasilan ekonomi rendah.

Penerima program BSPS itu harus pendapatan di bawah UMK Kabupaten Lebak sebesar Rp 2,3 juta/bulan. Selain itu juga mereka tinggal di lahan milik sendiri dan bukan lahan orang lain.

“Kami berharap warga yang menerima bantuan rumah layak huni itu bisa tinggal dengan tenang bersama keluarga tanpa khawatir roboh,” ucapnya.

Menurut dia, jumlah warga penerima pembangunan layak huni di Kabupaten Lebak tercatat 269 unit rumah terdiri dari 169 unit dari DAK Reguler dan 100 unit APBD Reguler 2019. Mereka warga yang menerima bantuan dari DAK masing-masing Rp 17 juta dan APBD Reguler Rp 10 juta per kepala keluarga (KK).

Penyaluran dana itu, kata dia, nantinya menjalin kerja sama dengan suplair atau pengadaan material bangunan seperti pasir, bata, semen, kayu, cat dan paku. Meskipun bantuan pembangunan rumah layak huni tersebut dinilai kecil, namun diperlukan keterlibatan keswadayaan masyarakat.

“Kami yakin melalui keswadayaan masyarakat itu mampu merampung pembangunan rumah tidak layak huni itu,” tuturnya.

Sementara itu, Udin, warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya merasa senang setelah menerima bantuan program BSPS dengan membangun rumah layak huni. “Kami sekarang sudah tidak takut lagi rumahnya roboh karena bangunan rumah layak huni sangat kuat,” katanya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here