Pemkab Lebak Alokasikan Rp 20,5 Miliar BPJS Kesehatan

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak membayarkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan warga tidak mampu sebesar Rp 20,5 miliar. Anggaran tersebut, dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanjan Daerah (APBD) Lebak tahun 2019.

ā€¯Pemkab Lebak telah menganggarkan Rp 20,5 miliar untuk pembayaran BPJS bagi masyarakat tidak mampu. Bahkan, awal September akan ditambah sebesar Rp 1,5 miliar,” kata Sekretaris daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani, Ahad (11/8/2019).

Menurutnya, tambahan Rp 1,5 miliar dialokasikan untuk mengcover 91.000 jiwa warga tidak mampu. Jadi seluruhnya mencapai Rp 22,064 miliar.

“Ini untuk masyarakat miskin. Kita tinggal menunggu kebijakan bupati untuk segera disahkan dalam APBD perubahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah warga Lebak menjadi peserta BPJS Kesetahan mencapai 96 persen. Sekda juga berharap nantinya seluruh masyarakat Lebak memiliki BPJS Kesehatan menuju Universal Health Coverage (UHC). Sehingga, seluruh kesehatan masyarakat dapat terjamin.

“Untuk itu, kami meminta seluruh jajaran untuk segera melakukan pendataan agar penanganan terkait BPJS Kesehatan bagi masyarakat dapat segera terentaskan tahun ini,” ucapnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Sofyeni menuturkan, cakupan peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) Kabupaten Lebak sampai 1 Agustus 2019 tercatat 1.202.231 jiwa atau sebesar 94,11 persen dari keseluruhan jumlah penduduk 1.227.242 jiwa. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here