Pemkab Lebak Akan Revitalisasi Eks Rumah Multatuli

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak berencana akan merevitalisasi Bangunan Cagar Budaya (BCB) eks rumah kediaman Douwes Dekker atau Multatuli yang berdiri di area sekitar RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebak Virgojanti mengatakan, rencana revitalisasi cagar budaya Multatuli ini sudah mendapatkan izin dari kementerian pusat dan sudah dilakukan studi cagar budaya.

“Revitalisasi cagar budaya Multatuli ini tinggal menunggu tim kajian cagar budaya,” kata Virgojanti, Ahad (26/5/2019).

Menurut dia, studi kelayakan cagar budaya sudah diterima, tinggal pembentukan tim cagar budaya. Karena menurut tim cagar budaya pusat, kediaman Multatuli belum masuk catatan cagar budaya.

”Adapun rencana pembiayaan revitalisasi cagar budaya Multatuli akan dianggarkan dari APBD perubahan tahun 2019,” ujarnya.

Adapun besaran pembiayaan untuk revitalisasi gedung cagar budaya tersebut, kata Virgo, untuk sementara belum bisa diketahui. Karena, masih menunggu tim kajian cagar budaya.

“Kami target revitalisasi cagar budaya Multatuli dapat dilaksanakan tahun 2020, tahun depan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lebak Wawan Ruswandi mengatakan, cagar budaya rumah Multatuli merupakan bukti dan saksi sejarah panjang tentang Kabupaten Lebak.

Untuk itu, revitalisasi cagar budaya rumah Multatuli ini sangat penting untuk mengingatkan tentang sejarah dan budaya Lebak.

Dalam catatan sejarah, Multatuli, seorang Belanda yang tidak suka dengan perlakuan sewenang-wenang Pemerintah Hindia Belanda terhadap pribumi, dulu tinggal di Lebak, Banten.

Jejak Multatuli yang bernama asli Eduard Douwes Dekker masih terlihat hingga saat ini di Lebak, yakni rumah tempat tinggalnya.

Nama Multatuli melegenda berkat perjuangannya, mengkritik keras Pemerintah Hindia Belanda yang bersikap sewenang-wenang terhadap pribumi.

Asisten residen asal Belanda ini menuliskan semua perasaan dan temuannya di Kabupaten Lebak dalam bukunya yang sangat fenomenal yakni Max Havelaar. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here