Pemkab Lebak Akan Bangun 1.000 RTLH

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak akan membangun 1.000 unit rumah sebagai pengganti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hal itu untuk mempercepat penanggulangan masyarakat miskin di daerah setempat.

“Pembangunan RTLH akan mulai direalisasikan tahun 2020,” kata Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan dan Perekonomian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebak, Iman Hidayat, Rabu (13/11/2019).

Ia mengatakan, berdasarkan data RTLH dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Lebak tercatat 46.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Pemerintah daerah tahun 2020 menggulirkan program bantuan RTLH guna membantu masyarakat miskin agar mereka mendapatkan tempat tinggal yang memadai dan sehat.

“Selama ini, banyak masyarakat miskin yang memerlukan rehabilitasi perbaikan rumah,” katanya.

Ia menjelaskan, warga yang menerima program itu, antara lain warga yang rumahnya terbuat dari dinding bambu dan atap rumbia dengan lantai tanah. Selain itu, warga tidak memiliki kamar mandi maupun toilet.

“Kami berharap, bantuan pembangunan rumah untuk masyarakat miskin agar mereka hidup sehat dan layak huni,” ucapnya. Ia mengatakan, pembangunan sebanyak 1.000 unit RTLH itu dialokasikan dari APBD tahun 2020 untuk percepatan penanggulangan kemiskinan.

Masyarakat yang menerima program RTLH harus dipenuhi lima kriteria, antara lain kartu tanda pengenal (KTP), kartu keluarga (KK), surat pernyataan memiliki tanah dengan dibuktikan sertifikat, surat pernyataan penghasilan rata-rata di bawah Rp 2 juta per bulan, dan visualisasi kondisi bangunan rumah.

“Semua warga yang menerima bantuan itu kategori miskin dengan penghasilannya rendah,” tuturnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here