Pemilu 2019, Pemilih Tambahan di Banten Capai 15.087

SERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menetapkan daftar pemilih tambahan (DPTb) di Provinsi Banten bertambah 15.087. Mereka merupakan pemilih pindah masuk yang ada di Provinsi Banten.

Diketahui, pemilih pindah dibagi menjadi dua kategori, pindah masuk dan keluar. Pindah masuk itu terdiri dari pemilih dari provinsi lain ke Povinsi Banten dan dari kabupaten/kota ke kabupaten/kota lain di lingkup Provinsi Banten.

Berdasarkan hasil keputusan KPU Banten pada rapat pleno terbuka rekapitulasi DPTb pascaputusan MK pada Pemilu 2019 tingkat Provinsi Banten di Le Dian Hotel, Jumat (12/4/2019).

DPHTb masuk tingkat Provinsi Banten berjumlah 15.087 pemilih, terdiri atas laki laki 8.114 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 6 973 pemilih, tersebar di 3.545 TPS, 491 desa/kelurahan, 118 kecamatan dan 8 kabupaten/kota.

Sementara DPHTb keluar sebanyak 3.168, terdiri atas 2.021 laki-laki dan 1.147 perempuan, tersebar di 1.468 TPS, 572 desa/kelurahan, 130 kecamatan dan 8 kabupaten/kota.

Anggota KPU Banten Agus Sutisna menuturkan, jumlah tersebut merupakan DPTb yang ditetapkan pasca putusan MK, yang ditindaklanjuti KPU RI memperpanjang pengurusan pindah memilih sampai 10 April pukul 16.00. “Hasilnya hari ini (kemarin) kami plenokan,” katanya usai pleno.

Jumlah itu menambah DPTb yang sudah ditetapkan sebelumnya sekitar 42 ribu. “Lalu kemudian sekarang bertambah 15 ribu, sehingga totalnya daftar pemilih tambahan di Banten sebanyak 57 ribuan tersebar di kabupaten/kota,” ujarnya.

Alasan paling dominan pindah memilih yaitu melaksanakan tugas. Meskipun sebenarnya sudah ada pembatasan.

“Karena melaksanakan tugas itukan harus disertai dengan surat keterangan, dan mereka membawa. Karena yang tidak membawa penugasan tanggal 17 April dengan baik-baik kita tolak, kita tidak bisa terima. Tapi buktinya memang membawa surat keterangan penugasan dari instansi, dari kantornya ataupun lembaganya,” katanya.

Pemilih DPTb pindahan otomatis akan mendapat jumlah kertas suara berbeda dari pemilih lainnya. Jika pemilih pindah dari luar provinsi ke Banten, maka yang bersangkutan hanya akan mendapatkan surat suara pilpres.

“Karena dapil yang masih terikat dengan dia adalah dapil untuk pilpres, dapil untuk seluruh DPRD untuk semua tingkatan dia lepas,” ujarnya.

Jam pemilih untuk DPTb yang pindahan sendiri sama dengan pemilih lain, yaitu dari pukul 07.00 sampai 13.00. “Nah yang pukul 12.00 sampai 13.00 itu adalah pemilih DPK (daftar pemilih khusus),” ucapnya.

Terkait penyediaan surat suara, ia mengatakan, seluruhnya domain KPU RI. Akan tetapi, sejauh informasi yang diterimanya KPU RI sudah menyediakan surat suara untuk DPTb.

“Sebagian sudah kita geser ke dalam tingkat kecamatan, hanya tentu masih ada kekurangan ya beberapa lah untuk beberapa dapil. Saya kira mudah-mudahan dari divisi logistik besok itu semuanya untuk surat suara dituntaskan,” tuturnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here