Pemilu 2019, Kiriman Uang Rp 12 Miliar Jelang Pencoblosan Hoax

TANGERANG, (KB).- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menerima laporan dugaan pengiriman uang senilai Rp 12 miliar yang disinyalir untuk dibagikan ke masyarakat Kabupaten Tangerang dan Serang menjelang pencoblosan Pemilu 2019.

Uang tersebut, nantinya untuk ‘serangan fajar’ salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden ditelusuri. Terkait hal tersebut, Kasat Intel Polres Kota Tangerang Kompol Agus Hermawan mengatakan, bahwa informasi tersebut, diketahui dari seseorang yang tidak dikenal melalui aplikasi pesan.

“Bahkan, dari informasi itu sangat jelas jenis mobil, pelat nomor hingga nama sopir yang membawa kendaraan tersebut. Kemudian, kami langsung lakukan penyelidikan,” katanya, Ahad (14/4/2019).

Setelah diselidiki, petugas tidak menemukan bus yang membawa uang tersebut ke wilayah Tangerang atau Serang. Bahkan, nomor yang tertera pada informasi tersebut, tidak dapat dihubungi dan dilacak.

“Ternyata itu informasi hoax, namun untuk menjaga situasi, kami lakukan penjaga ketat di wilayah Tangerang dengan mengerahkan para personel di setiap polsek,” ujarnya.

Polresta Tangerang mencium indikasi kerawanan politik uang di delapan titik tempat pemungutan suara (TPS) yang berdekatan dengan tempat ibadah di Kabupaten Tangerang. Ia menuturkan, modus kerawanan tersebut, yakni indikasi mobilisasi massa di masjid yang berdekatan dengan TPS.

“Modusnya dengan mendirikan dapur umum. Semoga pemilu di Kabupaten Tangerang bisa aman dan kondusif. Karena, setiap 10 TPS dijaga 2 polisi dan satu TPS ada 2 Linmas,” ucapnya.

Selain itu, Polresta Tangerang mengerahkan 1.167 personel dengan bantuan 10.980 linmas, Brimob sebanyak 60 personel, dan TNI 500 personel. Total petugas keamanan di wilayah tersebut, mencapai 13.207 personel. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here