Pemilu 2019, 4.975 Pemilih di Kota Tangerang Akan Coblos Ulang pada 27 April

TANGERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di 22 TPS pada Sabtu (27/4/2019) mendatang. Ketua KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra mengatakan, kegiatan PSU di 22 TPS yang tersebar di Kecamatan Benda, Cipondoh, Larangan, Jatiuwung, Cibodas, dan Karawaci ini akan diikuti 4.975 daftar pemilih tetap (DPT).

“Jadi, jumlah pemilih nanti berdasarkan DPT ada 4.975 orang,” katanya di Kantor KPU Kota Tangerang, Selasa (23/4/2019).

Menurut dia, agar ribuan calon pemilih tersebut, turut serta berpartisipasi dalam kegiatan PSU nanti, KPU akan memberikan sosialisasi dalam waktu dekat ini dengan memasang spanduk. “Terkait hal itu, kami akan sosialisasi. Spanduk akan kami pasang pada hari Kamis,” ujarnya.

Ia menambahkan, ribuan para pemilih dalam kegiatan PSU nanti tak seluruhnya memilih lima surat suara, melainkan hanya 2 TPS saja. Ia menuturkan, 5 TPS lainnya hanya akan memilih pilpres. 13 TPS memilih DPR RI. Sementara, 2 TPS hanya memilih DPRD Kota/Kabupaten. “Tidak semua TPS PSU memilih lima surat suara,” ucapnya.

Ia menambahkan, rekomendasi Bawaslu atas PSU tersebut dilakukan, karena terdapat beberapa hal temuan di lapangan dan masukan dari masyarakat terkait pengawasan selama aktivitas pencoblosan kemarin. “Di antaranya ada yang coblos menggunakan KTP luar daerah, itu fatal. Rekomendasi tersebut hasil penyidikan Bawaslu,” tuturnya.

Koordinasi dengan Dinkes

Sementara itu, untuk menjaga kondisi kesehatan para petugas yang melakukan aktivitas penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pihak KPU Kota Tangerang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Hal tersebut, dikarenakan tiga pimpinan PPK, di antaranya Ketua PPK Tangerang Nanang Sutrisno, Ketua PPK Periuk Sutia, dan Ketua PPK Karawaci Nasution tumbang atau jatuh sakit, karena kelelahan mengurus proses rekapitulasi suara.

Menurut dia, para petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan kepada para petugas PPK di setiap kecamatan. “Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman Dinas Kesehatan ya sudah dilakukan pemeriksaan hampir di seluruh kecamatan,” katanya.

Ia menuturkan, pemeriksaan tersebut, termasuk pemberian suplemen, agar kondisi para petugas yang melakukan aktivitas rekapitulasi suara tetap terjaga. Sebab, proses rekapitulasi yang digenjot untuk segera selesai dengan metode penghitungan empat panel sangat menguras energi.

“Mudah-mudahan pemeriksaan dan pemberian vitamin yang bahkan tak hanya teman-teman PPK, tapi tim situng kami yang input data C1 pun dilakukan pengecekan serta aparat keamanan dan pengawas pemilu di seluruh GOR tetap sehat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong pemerintah daerah dalam kegiatan pertemuan ekspose evaluasi Pemilu 2019 esok hari, agar kegiatan pemeriksaan tersebut, dilakukan secara bertahap tak hanya sekali, karena proses penghitungan suara di tingkat PPK masih memakan waktu atau hingga Sabtu (4/5/2019).

“Di pemda akan kami sampaikan, bahwa jangan sekali saja, tapi kontinu sampai ke tanggal 4 tahapan rekap di tingkat kecamatan, karena sudah 3 ketua PPK yang sudah istirahat, karena kondisi fisiknya,” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here