Pemerintah Diminta Tindak Truk ”Raksasa”

LEBAK, (KB).- Sejumlah aktivis mulai gerah oleh seringnya kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa yang melibatkan truk “raksasa”. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak membiarkan warganya khususnya di wilayah Banten Selatan (Bansel) mati sia-sia di jalan karena maraknya mobil tersebut.

Salah seorang aktivis, Nurwan mengatakan, pada bulan November 2019 sedikitnya ada dua kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil raksasa yang terjadi di wilayah Bansel. Pada dua kejadian di Jalan Simpang- Bayah dan Saketi Malingping ini tiga orang tewas.

”Seperti kita ketahui beberapa hari kemarin kejadian lakalantas mengerikan terjadi di Jalan Saketi-Malingping betulan di Kampung Sawagi, Desa Bolang, Kecamatan Malingping. Seorang mahasiswa tewas setelah terlindas truk raksasa yang mengangkut semen seberat puluhan ton,” katanya.

Selain menjadi salah satu penyebab rawan lakalantas, lanjut Nurwan, maraknya mobil tronton membuat pengendara mobil lain seperti kendaraan roda empat tidak nyaman dan harus ekstra hati-hati.

”Terlebih banyak kendaraan yang sengaja berhenti di badan jalan tanpa memperhatikan keselamatan orang lain. Parahnya lagi tidak hanya di satu titik. Mobil tronton yang parkir di badan jalan di jalur Malingping Banjarsari saja sedikitnya ditemukan ada empat titik,” ujarnya.

Hampir senada dikatakan aktivis lainnya, Agus. Ia mengatakan, jika Pemprov Banten peduli terhadap warganya di Bansel segera membuat regulasi yang mengatur operasi mobil raksasa di jalan yang menjadi kewenangannya.

”Selain Pemprov Banten, kami juga mendesak Pemkab Lebak tidak tinggal diam. Paling tidak ditunjukkan dengan adanya peraturan daerah (perda) agar jalan yang menjadi kewenangan juga diatur khususnya untuk operasi mobil tronton,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Dewam Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemporv) Banten segera mengatur operasional truk besar “raksasa”.

Hal itu beralasan karena saat ini jalan di wilayah Banten Selatan (Bansel) menjadi rawan kecelakaan lalu lintas bahkan sering menelan korban seiring maraknya truk raksasa di wilayah tersebut.

Sekretaris Komisi IV DPRD Lebak Musa Weliansyah kepada Kabar Banten mengatakan, saat ini Jalan Saketi-Malingping sering menimbulkan kecelakaan yang diakibatkan maraknya kendaraan besar jenis tronton lalu lalang di jalan berstatus jalan provinsi tersebut. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here