Pemerintah Desa Bingung Bankeu Pemprov Banten Belum Cair

SERANG, (KB).- Pemerintah desa di Kabupaten Serang kebingungan, sebab sampai saat ini bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten senilai Rp 50 juta belum juga cair. Sementara, petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) penggunaan anggaran tersebut, sudah keluar.

Sekretaris Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang Dadi Andadi mengatakan, saat ini juklak dan juknis penggunaan anggaran tersebut, sudah keluar. Namun, uangnya hingga hari ini belum juga cair. “Belum puguh belum ada uangnya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Ia menuturkan, nilai bantuan tersebut totalnya Rp 50 juta. Namun, sebesar Rp 10 juta dikhususkan untuk membangun taman bacaan masyarakat (TBM). “Yang Rp 40 juta bisa untuk pemberdayaan dan pembinaan. Kalau kami untuk membangun fisik berupa TPT (tembok penahan tanah). Karena masih rendah infrastrukturnya,” tuturnya.

Ditanya alasan belum cairnya, dia tidak tahu dan bingung, sebab seharusnya sejak Februari pekan ketiga sudah disahkan peraturan bupati untuk pengeluaran dananya. “Enggak tahu, apakah belum disahkan, karena lewat aplikasi atau bagaimana. Sudah ditanyakan katanya mah segera-segera saja. Harusnya sudah beres,” ucapnya.

Ia mengatakan, keberadaan TBM sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat di desanya. Sebab, bukan hanya masyarakat yang membutuhkan, tetapi ada anak-anak juga hobi membaca komik. “Di sini banyak anak-anak bisa buat baca komik juga. Daripada kebanyakan megang HP. Tempat (TBM) di kantor desa,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang Agus Rusli mengatakan, bantuan yang diberikan kepada desa tersebut merupakan program provinsi. Namun, payung hukum untuk penggunaan dana yang diberikan untuk desa hingga saat ini belum jelas.

“Kemarin waktu di forum RPD (Rencana Pembangunan Daerah) di perpustakaan ditanyakan itu (bantuan) peruntukan apa saja, tapi provinsi belum memberikan jawaban, cuma memang diarahkannya untuk TBM (taman Bacaan masyarakat),” katanya.

Meski demikian, dia mengatakan, DPKD Kabupaten Serang tidak dilibatkan terkait TBM yang bersumber dari provinsi, sehingga tidak dapat berbuat apa-apa. “Untuk TBM yang dari provinsi anggarannya Rp 10 juta,” ujarnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here