Pemeringkatan Dorong Koperasi Sehat dan Berkualitas

SERANG, (KB).- Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Provinsi Banten saat ini sedang melakukan penilaian terhadap koperasi dalam rangka pemeringkatan. Tujuan pemeringkatan yakni mendorong koperasi sehat dan berkualitas.

“Kedatangan kami ke sini untuk mengetahui perkembangan Koperasi Kabar Banten. Ini tahapan dalam rangka proses pemeringkatan. Manfaat pemeringkatan koperasi ini agar pengurus bisa mengetahui kekurangan baik dari kelembagaan, manajemen pengelolaan maupun pengembangan usaha. Koperasi menjadi sehat dan berkualitas. Kalau dalam perguruan tinggi istilahnya akreditasi. Jadi pemeringkatan ini penting supaya koperasi dalam menjalin kerjasama makin dipercaya,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan dan Perizinan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Bara Hudaya, Jumat (23/11/2018).

Untuk dokumen Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kabar Banten, pihaknya sudah menerima, termasuk lembar penilaian. “Jadi ini pengecekan lapangan untuk berdialog langsung dengan pengurus koperasi,” katanya.

Bara mengatakan Koperasi Kabar Banten menjadi salah satu koperasi yang dipilih dari 5 koperasi di Banten oleh Kementrian Koperasi dan UKM dan Dinkop Provinsi Banten untuk dilakukan pembinaan intensif dalam rangka pemeringkatan.

Menurut data dan laporan yang diterima, kata dia, Koperasi Kabar Banten mengalami peningkatan dan perkembangan yang cukup baik. Bahkan, Koperasi Kabar Banten pernah menjadi juara III Koperasi Berprestasi se-Provinsi Banten.

Bara mengatakan Dinkop dan UKM Provinsi Banten akan lebih terarah dan disiplin dalam menerjunkan petugas koperasi ke lapangan. “Untuk kedepan Dinkop Banten akan lebih terarah, dan tahun depan sudah harus terverifikasi setiap petugas dan anggota koperasi,” ucapnya.

Fredy Antonie dari Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) mengatakan peninjauan ini merupakan lanjutan untuk mencari koperasi berkualitas dari 100 koperasi yang ada di Banten. Salah satunya Koperasi Kabar Banten, yang masuk dalam pemeringkatan koperasi.

Dalam penilaian koperasi, Fredy menjelaskan, tidak hanya terfokus pada Sisa Hasil Usaha (SHU) saja. Akan tetapi, dilihat dari segi manfaat dan manajemennya, seperti pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, kelembagaan dan sistem lainnya. “Untuk pemeringkatan koperasi dapat dilakukan melalui penilaian yang dapat menggambarkan tingkat kualitas koperasi tersebut,” ucapnya.

Sementara, Ketua Koperasi Kabar Banten Maksuni Husen mengatakan koperasi yang dikelolanya masih dalam proses perbaikan untuk melengkapi sejumlah persyaratan dan izin koperasi. “Ada beberapa yang sedang kami perbaiki untuk kelembagaan. Seperti izin unit usaha simpan pinjam, surat rekomendasi kesehatan, peraturan khusus pemberian pinjaman dan lainnya,” katanya.

Ia mengatakan, hingga Oktober 2018 di Koperasi Kabar Banten sudah ada peningkatan laba. “Perkembangan terakhir memang hingga Oktober kemarin sudah ada peningkatan laba di Koperasi Kabar Banten,” ujarnya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here