Pemeriksaan Saat Penyembelihan, Cacing Hati Ditemukan pada Hewan Kurban di Pontang

Warga di Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang saat sedang melakukan pemotongan hewan kurban. Saat dilakukan penyembelihan ditemukan parasit cacing hati pada sapi dan domba, Senin (12/8/2019).*

SERANG, (KB).- Beberapa potongan hati pada hewan kurban di Kecamatan Pontang ditemukan parasit cacing hati. Parasit tersebut ditemukan saat dilakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid An-ni’mah Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Serang, Tutur Kristianto menjelaskan dalam hal ini Puskeswan ikut membantu melakukan pemeriksaan dan pemantauan penyembelihan hewan kurban bersama Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) pengolahan dan pemasaran Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa hewan kurban yang terdapat parasit cacing hati. Mayoritas cacing hati ditemukan pada hewan kurban jenis domba.

“Jadi ini kegiatan dari Kesmavet dan kami hanya membantu. Disana terdapat 4 ekor dari 6 ekor domba yang ditemukan cacing hati. Kemudian ada pula 1 ekor dari 7 ekor sapi yang terdapat cacing hati,” kata Tutur, Senin (12/8/2019).

Dia mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemisahan dengan daging lainnya. Sementara bagian hati yang ditemukan cacing hatinya langsung dilakukan pemusnahan. Sehingga pihaknya memastikan daging kurban lain yang tidak terkena cacing hati masih layak untuk dikonsumsi.

“Kami langsung pisahkan yang ada cacing hatinya. Jadi warga masih aman untuk mengolah daging lain karena tidak terkena cacing hati,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya Puskeswan dan tim dari Kesmavet juga sempat mendatangi masjid lain di lokasi yang sama. Dimana jumlah hewan kurbannya lebih banyak. Hanya saja timnya telat ketika akan melakukan pemeriksaan. Namun masih dapat memeriksa daging kurban yang telah dipotong. Disana ditemukan pula sebagian hewan ternak yang ada cacing hati.

“Disana juga sebagian ditemukan cacing hati tapi kami belum tau berapa jumlahnya karena telat saat akan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, tahun ini pihaknya hanya dapat melakukan pemeriksaan ke Kecamatan Pontang saja. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan personil. Pemeriksaan pun bekerjsama dengan seksi Kesmavet pengolahan dan pemasaran Dinas Pertanian Kabupaten Serang. Sementara tahun lalu pihaknya hanya melakukan pemeriksaan di Pendopo Bupati Serang.

“Tahun ini kami coba untuk ke masyarakat langsung. Hasilnya yang kami pantau proses penyembelihan sudah baik ada tempat saluran pembuangan darah, proses penyembelihan sudah bagus atau cara pemotongannya bagus. Daging dan jeroan juga dipisah. Sebelumnya kami juga sudah memberikan penyuluhan tata cara potong hewan kurban,” ujarnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here