Pembinaan 2019, Taekwondo Banten Disponsori Krakatau Posco

KETUA KONI Banten Rumiah Kartoredjo (tengah) berfoto bersama dengan pihak Pengprov TI Banten serta pihak PT Krakatau Posco dan sponsor lain, Sabtu (23/3/2019).*

TANGERANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten dapat sedikit bernapas lega untuk memenuhi kebutuhan anggaran pembinaan, karena mereka memiliki “ayah angkat” bagi atlet-atlet mereka. Pendanaan untuk pembinaan tersebut tidak hanya diberikan oleh KONI Banten, melainkan oleh perusahaan PT Krakatau Posco.

Secretary Coorporate PT Krakatau Posco Wisnu Kuncara mengatakan, komitmen perusahaan mereka adalah ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satu aspeknya adalah olah raga. Maka dari itu, sejalan dengan PT Krakatau Posco yang notabene perusahaan yang berbasis di Korea dan merupakan kiblatnya olah raga taekwondo, maka sepakat untuk membantu Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten.

“Untuk 2019, kami membantu dana pembinaan sebesar Rp 50 juta. Soalnya Pengprov TI Banten banyak melaksanakan kegiatan salah satunya fokus babak Prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional ( Pra PON),” ujar Wisnu usai pembukaan Banten Open Taekwondo Championship 2019, di Aula Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (23/3/2019).

Hanya saja, kata dia, hal itu bukan kali pertama PT Krakatau Posco membantu cabor taekwondo. Di tahun sebelumnya juga sudah dan memiliki kegiatan agenda sendiri yang diselaraskan dengan Pengprov TI Banten, berupa Taekwondo Krakatau Posco Cup. “Pokoknya kami komitmen untuk memajukan olah raga taekwondo Banten karena goodwill terhadap masyarakat di sini,” ucapnya.

Wisnu pun berharap dengan adanya bantuan ini, membuat prestasi olah raga taekwondo Banten bisa meningkat tajam baik di level nasional maupun internasional.
Sementara Ketua Harian Pengprov TI Banten Andi Soko Setiabudi menyambut gembira pemberian sponsorship dari PT Krakatau Posco.

“Semoga ke depan bisa lebih banyak lagi. Seperti PT Krakatau Steel dan PT Chandra Asri yang mulai memberikan sinyal untuk ikut mendukung olah raga yang mengandalkan tendangan kaki,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyambut baik adanya ayah angkat bagi cabor taekwondo Banten, karena prestasi olah raga bukan hanya menjadi tanggung jawab KONI Banten ataupun pemerintah daerah. Melainkan pihak swasta pun memiliki tanggung jawab yang sama, salah satunya pihak perusahaan.

“Ini sangat baik, semoga kerja sama ini dapat terus dijalankan. Selain itu, saya berharap agar ada perusahaan lain yang juga turut membina olah raga Banten,” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here