Pemberlakuan SSA di Kota Serang Tunggu Rekomendasi Pemprov Banten

Jalan KH Sochari Kota Serang saat diberlakukan satu arah menuju lampu merah Warung Pojok, Sabtu (20/4/2019).*

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pemberlakuan sistem satu arah (SSA) atau one way di Kota Serang harus terlebih dahulu menunggu rekomendasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hal tersebut, karena sejumlah titik di jalur SSA menjadi kewenangan pemprov, seperti di Jalan Ahmad Yani.

“Sebenarnya yang pertama itu rekomendasi dari provinsi, karena itu kan jalan kewenangan dari provinsi. Ada beberapa jalan yang memang masuk ke dalam wilayah Pemprov Banten. Jadi, kami juga harus meminta rekomendasi dari sana. Yang jelas kalau sudah ada izin dari provinsi terkait jalan, ya kami bisa kerjakan yang lainnya,” katanya, Selasa (7/5/2019).

Menurut dia, pemberlakuan SSA tidak akan memakan waktu lama jika seluruh rambu-rambu untuk menunjang SSA sudah disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang. “Kalau sudah disiapkan (rambu-rambu) pasti tidak akan memakan waktu berbulan-bulan,” ujarnya.

Ia optimistis, SSA bisa diterapkan dalam waktu dekat ini. “Insya Allah tahun ini selesai dan segera dipermanenkan untuk diterapkan di jalanan Kota Serang. Kan anggaran juga sudah ada dan sudah masuk dalam program Pemerintah Kota Serang,” ucapnya.

Menurut dia, Peraturan Wali Kota (Perwal) juga tidak membutuhkan waktu lama. “Kalau Perwal itu tidak terlalu lama. Saya kira satu bulan juga sudah selesai. Iya itu paling dalam waktu satu bulan juga sudah beres. Maka dari itu, saya akan undang Dishub Kota Serang untuk melakukan persiapan terkait SSA ini,” tuturnya.

Soal lima poin yang harus dipenuhi sebelum SSA diberlakukan, dia mengatakan, belum mendapat informasi dari hasil evaluasi uji coba SSA tahap kedua. Ia akan berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Banten serta unsur kepolisian untuk penerapan SSA tersebut.

“Terkait SSA itu belum sempat saya kontrol hasil dari evaluasi kemarin. Karena memang terbentur dengan bulan puasa di hari pertama dan kedua. Jadi, rencananya besok (hari ini) akan saya undang Dishub Kota untuk memberikan laporan hasilnya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, SSA yang diprogramkan Pemkot Serang belum bisa langsung diberlakukan. Sebab, ada lima poin yang harus lebih dulu dilengkapi, mulai dari pemasangan rambu, median hingga persoalan radius tikung.

“Rambunya dilengkapi, Perwalnya dibuat, dan rekomendasi dari pengelola jalan yang dilalui. Karena kan jalan yang dipakai ini ada milik provinsi dan juga milik kota, jadi harus ada rekomendasinya,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kendali Operasi (Dalops) dan Rekayasa Lalu Lintas Angkutan Umum Dishub Kota Serang Heru Najaya, Senin (6/5/2019). (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here