Pemberhentian Iman Ariyadi Segera Diparipurnakan

CILEGON, (KB).- Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menyiapkan rapat paripurna pemberhentian tetap Wali Kota Cilegon nonaktif Iman Ariyadi. Pemberhentian tetap Iman Ariyadi itu segera diparipurnakan seiring turunnya surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Surat Keputusan dari Mendagri No.131.36-878 tahun 2018 tertanggal 18 Desember tentang Pemberhentian Wali Kota Cilegon Provinsi Banten sudah diterima Pemkot Cilegon.

Surat itu berisikan putusan pemberhentian tidak dengan hormat kepada DR.H.TB.Iman Ariyadi,M.Si dari jabatannya sebagai Wali Kota Cilegon masa jabatan 2016-2021, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sesuai putusan Pengadilan Tinggi Banten no.4/PID.SUS-TPK/2018/PT.BTN yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap sejak tanggal 30 Agustus.

Dalam isi surat tersebut juga menunjuk saudara Drs.Edi Ariadi,M.Si Wakil Wali Kota Cilegon masa jabatan 2016-2021 untuk melaksanakan tugas dan kewenangan Wali Kota Cilegon sampai dengan dilantiknya wakil wali kota sebagai Wali Kota Cilegon sisa masa jabatan tahun 2016-2021.

Keputusan menteri itu mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku surut terhitung sejak tanggal 30 Agustus 2018. Surat tersebut ditandatangani an. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs. Akhmal Malik dan distempel.

“Surat tersebut isinya seperti itu,” kata Wakil Ketua DPRD Cilegon Syihabudin Sidik yang membenarkan surat tersebut saat ditemui usai rapat Badan musyawarah (Banmus), Selasa (8/1/2019).

Dia mengaku, pihaknya juga telah menerima surat dari Pemkot Cilegon dengan No. 131/18/Pemt, yang isinya tindak lanjut atas Keputusan Menteri Dalam Negeri No.131-36-878 tersebut. Surat pemkot itu distempel dan ditandatangani Sekda Cilegon.

Sesuai dengan mekanisme, pihaknya akan memparipurnakan keputusan pemberhentian tetap tersebut, sekaligus mengusulkan Edi Ariadi yang menjadi pelaksana tugas sebagai wali kota definitif pada pekan depan.

“Rencananya Senin (14/1/2019) ada paripurna pemberhentian Pak Iman. Kemudian sesuai dengan mekanisme, akan diusulkan pengangkatan Plt menjadi wali kota definitif. Dan itu aturan serta mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, surat tersebut memang sudah diterima dan saat ini Sekda sedang melakukan komunikasi dengan Sekretariat Dewan. Namun ia tidak merinci secara jelas kapan diterima oleh Pemkot Cilegon.

“Iya sudah diterima, Bu Sekda lagi komunikasi dengan DPRD Kota Cilegon. Saya ikut aturan dan mekanisme saja,yang penting roda pemerintahan di Kota Cilegon harus berjalan seperti biasa dan normal,” tuturnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here