Pemberangkatan Calhaj Dimajukan, Petugas Haji Banten Diminta Utamakan Layani Jemaah

Gubernur Banten H. Wahidin Halim saat mengalungkan tanda pengenal petugas haji Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Rabu (26/6/2019).*

SERANG, (KB).- Gubernur Banten H. Wahidin Halim meminta kepada petugas haji Provinsi Banten untuk bekerja melayani jemaah haji dengan penuh tanggung jawab. Diharapkan layanan petugas haji bisa lebih maksimal.

“Ingat, para petugas haji dibiayai dari anggaran negara. Jangan hanya ngopi-ngopi saja, sibuk menjalankan haji atau umrah sendiri, atau malah petugas minta dilayani jemaah. Bantu jemaah untuk menjalankan ibadah haji, jaga jangan sampai jemaah ada yang tersesat. Sebelum jemaah tidur kita jangan tidur, sebelum jemaah pulang kita jangan dulu pulang,,” kata gubernur pada pelepasan petugas haji Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (26/6/2019).

Hadir saat acara Sekda Banten Al Muktabar, Ketua Harian LPTQ Banten Prof. Dr. HE. Syibli Syarjaya, Ketua Umum MUI Banten H. AM. Romly, Kepala Kanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam dan Rektor Untirta Prof. Dr. Sholeh Hidayat.

Ia meminta kepada petugas haji menjaga nama Banten di Arab Saudi. “Nama baik Banten harus dijaga,” ujarnya. Gubernur juga bersyukur karena jemaah haji asal Banten yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini bertambah. “Ini menunjukkan masyarakat Banten sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam mengatakan, pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) dimajukan sehari dari jadwal yang sudah ditetapkan. Perubahan ini menyusul tambahan kelompok terbang (kloter) dari kuota haji tambahan secara nasional 10.000 jemaah.

“Ya jadwal keberangkatan dimajukan sehari. Untuk Banten yang tadinya kloter yang diberangkatkan pertama pada 8 Juli 2019 dimajukan menjadi 7 Juli 2019. Kloter yang pertama kali berangkat dari Kloter 2 Kota Tangerang. Masuk asrama haji 7 Juli dan diterbangkan ke Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah pada 8 Juli 2019,” kata Bazari seusai pelepasan petugas haji Provinsi Banten, Rabu (26/6/2019).

Ia mengatakan, perubahan jadwal keberangkatan ini juga mengubah sejumlah jadwal kloter di Banten. “Ada beberapa yang mengalami perubahan maju satu hari. Ada juga yang perubahan nomor kloter,” ujarnya.

Bazari mengatakan, jumlah calhaj asal Provinsi Banten tahun 2019 ini mencapai 9.745 jemaah dengan jumlah petugas haji yakni Tim Pemandu Ibadah Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sebanyak 125 orang dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) berjumlah 73 orang.

Kepala Kanwil Kemenag Banten H. Bazari Syam bersama petugas TPHD, TPHI, TPIHI, dan TKHI berfoto bersama di halaman Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Rabu (26/6/2019).*

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memastikan keberangkatan jemaah haji gelombang pertama ke Saudi Arabia dimajukan sehari menjadi 6 Juli 2019. “Terkait dengan keberangkatan jemaah haji kita maka memang ada kemungkinan besar dimajukan satu hari yang semula berangkat pada 7 Juli menjadi 6 Juli 2019,” kata Lukman.

Dengan begitu, kata dia, mulai 5 Juli 2019 seluruh jemaah calon haji untuk kloter-kloter awal sudah mulai masuk ke asrama haji atau embarkasi. “Lalu keesokan harinya pada 6 Juli 2019 mereka akan diberangkatkan menuju Tanah Suci ke Madinah untuk gelombang pertama, kemudian secara berangsur-angsur beberapa kloter kemudian menyusul,” katanya.

Berubahnya jadwal keberangkatan haji salah satunya disebabkan karena adanya penambahan kuota 10.000 tahun ini menjadi 231.000. Hal itu berdampak pada slot time penerbangan yang kemudian disetujui GACA sehingga menyebabkan perubahan pada Rencana Perjalanan Haji (RPH). Dalam RPH yang dirilis pada akhir 2018, pemberangkatan haji dimulai pada 7 Juli 2019.

Sementara terkait persiapan Menag memastikan seluruhnya telah tuntas hanya menunggu penyelesaian proses pengurusan dokumen jemaah calon haji di tanah air. “Alhamdulillah persiapan di Tanah Suci saat ini sudah tuntas,” katanya. (MH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here