Pembebasan Lahan Tol Serang-Panimbang Diklaim Capai 77 Persen

PANDEGLANG, (KB).- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Serang-Panimbang, Ibrahim mengatakan, proses pekerjaan jalan tol Serang-Panimbang diklaim mencapai 77 persen. Sebab, pembangunan jalan tol tersebut ditargetkan selesai 2021.

“Progres pembebasan atau pembayaran lahan untuk pembuatan jalan tol Serang-Panimbang tinggal 23 persen lagi. Sebab, dari tahun 2017 sudah 77 persen,” kata Ibrahim kepada Kabar Banten, Jumat (19/7/2019).

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan SDM Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Banten Nana Suryana mengatakan, setelah konsultasi publik kepada masyarakat, nanti ada penetapan lokasi oleh Gubernur Banten dan tahapan pelaksanaan.

“Ditahap pelaksanaan itu akan dilakukan pergantian atas tanah yang digunakan yang dilakukan oleh BPN (Badan Pertanahan Negara),” ujar Nana.

Untuk itu, kata Nana, jika penetapan lokasi telah ditetapkan, agar warga tidak ada lagi menjualbelikan untuk menghindari adanya calo tanah.

“Setelah ada penetapan lokasi, tidak adalagi jual beli, memang disitu yang rawan. Tapi mudah-mudahan masyarakat sudah paham dan mengerti karena sudah mengalami atas ganti lahan yang digunakan jalan tol. Jadi mereka sudah tahu informasi harga,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Panimbang Suaedi Kurdiatna mengklaim, tidak ada warga yang menolak adanya penambahan lahan baru untuk jalan tol. Untuk itu, dia menyarankan, uang ganti rugi digunakan ke hal yang produktif.

“Harapan saya, ketika mendapatkan uangnya jangan digunakan hal yang tidak produktif. Lebih baik digunakan ke hal yang bermanfaat, seperti usaha dan lainnya,” tuturnya. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here