Pembangunan Taman Petir Terhenti, Anggaran Digeser untuk Pilkada dan Pilkades

SERANG, (KB).- Pembangunan taman atau ruang terbuka hijau di Kecamatan Petir terhenti tahun ini. Hal tersebut terjadi, karena anggaran untuk pembangunanya digeser untuk Pemilu dan Pilkades 2019.

Kepala Bidang Pertamanan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Toto Mujianto mengatakan, untuk tahun ini anggaran pembangunan taman Petir tersebut dicoret. “Dicoret anggaranya tahun ini,” ujarnya kepada Kabar Banten, Selasa (2/4/2019).

Ia mengatakan, pencoretan tersebut dikarenakan beberapa alasan. Pertama karena anggaran terpakai untuk pemilu dan kedua untuk Pilkades. “Jadi yang mendesak mendesak dulu,” ujarnya.

Mantan Sekmat Petir tersebut mengatakan, kemungkinan pembangunan taman Petir diusulkan kembali di 2020. Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan taman tersebut cukup besar, yakni sekitar Rp 2,5 miliar. “Tapi yang baru terpakai sekitar Rp 500 juta,” tuturnya.

Baca Juga: Sekmat Petir: Baru 20 Persen, Pembangunan Taman Petir Terhenti

Ia berharap ketika 2020 diusulkan, pembangunan taman itu bisa mendapatkan ACC. Sebab, keberadaan taman itu memang sudah ditunggu masyarakat. “Kalau jadi mah bagus tamannya,” ucapnya.

Untuk saat ini, yang baru dibangun hanya sebagian kecilnya saja. Seperti paving block untuk lantai tamannya. “Paling 20 persen juga enggak nyampe,” katanya.

Jika kemudian di setujui satu paket, maka akan ada banyak yang dibangun di taman itu. “Ada gapura awning, sarana olah raga, jogging track, dan taman,” katanya.

Sebelumnya, Sekmat Petir Asep Herdiana mengatakan, saat ini progres pembangunannya baru 20 persen. Sebelumnya, dia mengira pembangunannya akan dilanjutkan tahun ini, namun saat ditanya ke DLH belum diketahui kelanjutannya.

“Enggak tahu sekarang dihentikan atau ditunda. Belum tahu kapan dilanjutkan itu urusan LH,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di kantornya, belum lama ini. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here