Minggu, 18 November 2018

Pembangunan ”Sport Center” Provinsi Banten Dilanjutkan

SERANG, (KB).- Pembangunan pusat olah raga atau sport center dilanjutkan. Untuk melanjutkan pembangunan spor center tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menganggarkan Rp 16 miliar pada APBD Perubahan 2018 dan Rp 80 miliar pada RAPBD 2019.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Banten, M. Yanuar, rencananya pembangunan sport center akan diawali dengan pembangunan stadion berskala internasional. “Tahun ini dianggarkan Rp 16 miliar untuk pagar dan jalan akses masuk dulu. Tahun depan dianggarkan Rp 80 miliar untuk pondasi stadion utama,” kata M. Yanuar, Jumat (9/11/2018).

Dia mengatakan, pembangunan kawasan sport center seluas 60 hektare tersebut akan dibangun secara bertahap, dengan sistem penganggaran ‘multi years’. Untuk tahap awal pembangunannya dimulai dengan membangun stadion utama yang ditargetkan selesai selama tiga tahun anggaran yakni 2019 sampai 2021. “Ini membutuhkan waktu yang panjang untuk pembangunan kawasan ini karena luasnya 60 hektare. Tahap awal ini bangun stadion dulu,” kata Yanuar.

Dia mengatakan, anggaran yang lebih besar direncanakan dalam APBD Banten 2020 miliar untuk pembangunan stadion senilai Rp 628 dan penyelesaian pembangunan stadion utama tersebut akan dianggarkan sekitar Rp 281 pada 2021. “Nanti kan setelah 2019 pembangunan jalan provinsi selesai, nah anggarannya bisa dialihkan untuk sport center. Jadi anggarannya bisa lebih besar,” ujar Yanuar.

Dia mengatakan, pembangunan sarana olah raga lainnya tidak hanya mengandalkan dari APBD Banten. Namun, bisa dikerjasamakan dengan pihak lain. Namun khusus untuk stadion utama yang akan mampu menampung 30 ribu penonton, kata dia, akan dibangun oleh Pemprov Banten dengan sistem anggaran multi years.”Venue-venue yang lainnya kan nilainya kecil, nanti bisa bertahap saja dan juga bisa dikerjasamakan dengan badan usaha,” kata Yanuar. (RI)*


Sekilas Info

Kegiatan Reses Dewan Diawasi

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menerjunkan petugas untuk mengawasi kegiatan reses, kegiatan tersebut rawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *