Pembangunan Jembatan Bogeg Ditarget Masuk APBD-P 2020

SERANG, (KB).- Pemprov Banten menargetkan anggaran pembangunan Jembatan Bogeg di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang masuk pada APBD Perubahan 2020.

Saat ini, izin pembangunan dari PT Margamandala Sakti (MMS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sedang diproses dan ditarget keluar sebelum APBD Perubahan 2020 disahkan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten M Tranggono mengatakan, pembangunan Jembatan Bogeg sempat mundur dari target awal masuk pada APBD 2020. Hal itu disebabkan proses perizinan yang belum tuntas.

“Yang Bogeg itu masalah izin hari ini, Kamis (13/2/2020), kami proses ke Bina Marga (Kementerian PUPR), prinsip sebelum perubahan udah beres, tahun ini kita kejar. Bogeg ini tanah kita kenapa dipersulit,” katanya.

Apabila perizinan rampung sebelum APBD Perubahan disahkan, kata dia, dimungkinkan pembangunannya dapat menggunakan anggaran perubahan tersebut.

“Nanti kami akan melakukan lelang dini. Jadi pada anggaran perubahan pekerjaan konstruksi tersebut sudah dimulai dan dibangun,” ujarnya.

Sebagai persiapan pembangunan, pihaknya telah membuat Detail Engineering Design (DED). Sehingga kebutuhannya hanya perizinan. Dia telah meminta kepada bawahannya agar perizinan tersebut diurus sesegera mungkin.

“DED udah ada cuma (ada) review karena harus ada MoU. Saya punya target urusan itu selesai, lelang sebelum perubahan,” ucapnya.

Baca Juga : Terbentur Perizinan, Jembatan Bogeg Batal Dibangun Tahun Ini

Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan, pembangunan Jembatan Bogeg menggunakan anggaran perubahan 2020. Menurut dia, pengurusan perizinan telah dikoordinasikan dengan pihak bersangkutan.

“Tadi saya panggil (PT) MMS agar diizinkan. Kalau tidak boleh nanti saya pasang sendiri. Tapi mereka mengizinkan dan mendukung. Bahkan menteri PU juga mendukung sekarang minta ke kementerian melalui PU,” katanya.

Adapun rencana pembangunannya dilakukan pada Oktober 2020 dan sudah beroperasi pada 2021.

“Di (APBD) perubahan kita akan bangun, bulan Oktober, dan bisa dipakai 2021. Kita harus jamin itu, target-target harus selesai,” ujarnya.

Tak hanya itu, WH juga mengatakan akan membangun jembatan lain yang juga sering menjadi titik kemacetan, yaitu jembatan di atas Tol Tangerang-Merak tepatnya di Jalan Serang-Tangerang, tak jauh dari Kampus Universitas Bina Bangsa.

“Kita gedein kita lebarin, segera kan sudah dianggarkan,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here