Pembangunan Islamic Center di Tanara Butuh Rp 10 Miliar

Proyek pembangunan Islamic Center di Kecamatan Tanara diprediksi membutuhkan anggaran senilai Rp 10 miliar. Saat ini proyek tersebut, masih dalam tahap penyusunan detail enginering design (DED).

Kepala Bidang Perumahan dan Gedung Pemerintahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Tony Kristiawan mengatakan, pembangunan tersebut membutuhkan anggaran mencapai Rp 10 miliar. Rencananya anggaran tersebut, akan dimintakan bantuan ke pemerintah pusat.

“Kalau luas lahannya 4.000 meter persegi. Anggaran Rp 10 miliar. Dibantu pemerintah pusat, karena bangunan gedungnya bersifat khusus,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Rabu (15/5/2019).

Ia mengatakan, dalam DED tersebut nantinya di sana akan ada gedung pusat pengkajian kitab kuning dan kajian agama Islam. Selain itu, ada juga perpustakaan. “Filosofinya lebih kepada pusat kajian,” ujarnya.

Disinggung soal akan ada bantuan dana dari Pemerintah Arab Saudi, dia menuturkan, belum tahu. Namun yang jelas, gedung tersebut nantinya merupakan milik Pemkab Serang, namun berada di situs nasional Syech Nawawi Albantani.

“Iya katanya gitu (mengajukan ke Arab Saudi) cuma saya enggak paham. Itu punya kami (bangunannya), lokasinya kan di situ di situs nasional, Syech Nawawi bukan punya Serang doang, tapi nasional,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk DED bangunan tersebut dilakukan oleh Universitas Parahyangan (Unpar). DED tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2019. “Sekarang masih review untuk mencocokan,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, proyek fisik bangunan tersebut ditargetkan mulai dilakukan 2021. Oleh karena itu, pada 2019-2020 Pemkab Serang harus fokus membuat pos anggaran untuk pembangunannya.

“Target kami membuat rencana di 2021 mudah-mudahan sudah bisa jadi fisik. Kami harus kejar di 2019-2021, supaya sudah ada pos anggarannya dari mana saja,” tuturnya.

Ia menuturkan, pembangunan Islamic Center tersebut, menjadi salah satu program unggulan di Kabupaten Serang. Sebab, di sana akan dibuat pusat kajian kitab kuning Syech Nawawi Albantani.

Selain itu, Islamic Center tersebut, juga merupakan cita-citanya sejak dia menjabat sebagai Wakil Bupati Serang. Ia mengatakan, terinspirasi dari ramainya kunjungan tiap kali Haul Syech Nawawi.

“Puluhan ribu orang membeludak, Presiden Indonesia pasti selalu hadir di sana. Ini peluang pemda, ada tamu yang hadir begitu banyak bagaimana caranya mereka bisa tinggal beberapa hari di sini,” katanya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here