Pembangunan di Jalan Aat-Rusli, Rp 7 Miliar untuk Jaringan Air

CILEGON, (KB).- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon sedang membangun jaringan air di Jalan Aat Rusli (JAR). Pemasangan jaringan berupa pipa air untuk kepentingan umum tersebut, menelan anggaran hingga kurang lebih Rp 7 miliar.

Informasi yang berhasil dihimpun, jaringan baru ini untuk memenuhi kebutuhan sistem penyediaan air minum Wilayah Pelayanan Kecamatan Cilegon, Wilayah Pelayanan Kecamatan Citangkil, dan Wilayah Pelayanan Kecamatan Ciwandan.

Anggaran kegiatan sendiri alokasinya berasal dari APBD 2019, di mana nilai pagu Rp 7.752.239.000, sementara harga perkiraan sendiri (HPR) Rp 7.398.412.027,52.

Kepala Disperkim Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade mengatakan, penyediaan jaringan air bersih untuk masyarakat Kota Cilegon memang melibatkan dinasnya. Ia menuturkan, Dinas Perkim Kota Cilegon menjadi pihak yang membuat jaringan air, setelah selesai, pihaknya menyerahkan ke PT PDAM-CM.

“Kami yang membangun jaringannya, setelah itu kami se-rahkan untuk dikelola PT PDAM-CM sebagai pengguna jaringan air bersih,” katanya, Ahad (22/9/2019.

Pihaknya tidak membuat jaringan hingga tersambung ke para pelanggan air bersih. Ia mengatakan, hanya sampai kepada pembangunan jaringan utama. “Kalau yang menyambungkan jaringan-jaringan hingga ke masyarakat, itu ranahnya PT PDAM CM,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perkim juga telah membangun jaringan air di JAR, yakni dari kilometer nol hingga kilometer satu. “Kegiatan yang saat ini sedang dilakukan, sebetulnya kegiatan lanjutan. Kami sebelumnya telah membangun jaringan air, waktu itu nilainya Rp 800 juta,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan daerah Air Minum Cilegon Mandiri (PDAM-CM) Encep Nurdin menuturkan, jaringan air bersih yang sedang dikembangkan Pemkot Cilegon tersebut, untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat sekitar JAR. Ditambah lagi, kawasan JAR mulai bermunculan perumahan-perumahan.

“Ini untuk kepentingan perumahan di sekitar Kecamatan Cibeber dan Cilegon. Selain itu, juga untuk kebutuhan industri di Kecamatan Citangkil dan Ciwandan,” tuturnya.

Dari terbangunnya jaringan air bersih baru, kata dia, berpotensi terjadi penambahan pelanggarn sekitar 8.000 sampai 10.000 pelanggan dengan kapasitas 100 liter per detik. Bertambahnya pelanggan akan berpengaruh pada peningkatan pendapatan. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here