Senin, 20 Agustus 2018

Peluang Samsul-Rohman Dinilai Berat, Calon Perseorangan Bisa Memecah Suara

SERANG, (KB).- Calon perseorangan bukan hal yang baru dalam kontestasi kepemimpinan di Kota Serang. Sejak pilkada pertama pada 2008, eksistensi calon perseorangan berlanjut hingga Pilkada 2013. Namun dari dua pilkada sebelumnya yang menghadirkan tiga pasangan calon perseorangan, kini Pilkada Kota Serang 2018 hanya mampu menghadirkan satu pasangan calon yaitu Samsul Hidayat-Rohman.

Selama dua pilkada tersebut, sudah enam pasangan calon perseorangan yang tampil dalam Pilkada Kota Serang. Pada 2003, tiga calon perseorangan atas nama Edi Mulyadi- Rijal Firdaus, Aliyudin- Siti Raudlatul Jannah, dan Pandji Tirtayasa-Ali Rachman. Sedangkan 2013, tiga pasangan calon perseorangan yang diwakili Asep Fadli dan Purwo Rubiono, Agus Hasubulloh-Harto dan Delly Suhendar dan Agus Wardhana.

Berdasarkan data hasil Pilkada 2008 dan 2013, sepak terjang calon perseorangan masih belum bicara banyak. Pada Pilkada 2008 yang dilakukan dua putaran, pasangan calon dari jalur perseorangan tidak bisa bicara banyak, karena menempati urutan bawah. Mereka adalah Pandji Tirtayasa-Ali Rahman 18.770 suara atau 8,63 persen, Edi Mulyadi-Rizal Firdaus 10.982 suara atau 5,05 persen, dan Aliyudin-Rhodoutul Janah (Haren) 6.397 suara atau 2,94 persen.

Pada Pilkada 2013, tiga pasangan calon perseorangan juga masih belum bisa bicara banyak, bahkan perolehannya menurun hingga di bawah 4 persen. Mereka adalah Delly Suhendar – Agus Wardhana memperoleh 9.149 suara atau 3,38 persen, Asep Fadli – Purwo Rubiono 6.785 suara atau 2,95 persen, dan Agus Irawan-Harto meraih 4.619 suara atau 1,73 persen.

Jika menghitung perolehan suara calon perseorangan dari dua pilkada sebelumnya, terjadi penurunan dalam perolehan suara. Tren yang menurun itu menjadi tantangan bagi Syamsul Hidayat-Rohman sebagai satu-satunya calon perseorangan pada Pilkada 2018. Sementara, lawan mereka adalah dua pasangan calon dari jalur partai politik (parpol) yaitu Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan, dan Saprudin – Subadri.

Menarik pemilih pemula

Sejumlah pengamat menilai, peluang calon perseorangan sangat berat. Meski demikian, menyimpan potensi kuat untuk bersaing, terutama dalam menarik simpati pemilih pemula atau generasi milenial.
Menurut pengamat politik, Gandung Ismanto, calon jalur perseorangan yakni Samsul Hidayat-Rohman menyimpan potensi kuat menarik simpati pemilih pemula.

Sebab, usia keduanya terlihat lebih muda, sehingga akan lebih mudah berhubungan dengan kalangan pemilih yang lekat dengan istilah generasi milenial tersebut. “Yang saya prihatinkan adalah perhatian terhadap entitas pemilih pemula tidak begitu besar. Padahal, mereka pemilih potensial yang bisa menggerakkan perubahan di Kota Serang,” ucapnya saat dibungi Kabar Banten melalui sambungan seluler, Kamis (11/1/2018).

Ia melihat, perhatian para bakal pasangan calon baik jalur parpol maupun perseorangan terhadap pemilih pemula belum begitu besar. Isu dan slogan yang dibangun belum mampu menyentuh kalangan pemilih pemula. “Bahkan mereka cenderung berebut pada pangsa pasar yang sama, yaitu masyarakat tradisional dan lain-lain,” tuturnya.

Menurut pengamat politik lainnya, Leo Agustino mengatakan, pemilih pemula akan menjadi buruan pasangan calon dari parpol dan perseorangan. “Namun yang pasti, strategi mereka (pasangan jalur perseorangan) akan amat menentukan kejayaan menarik suara pemilih milenial,” katanya. Disinggung terkait seberapa besar pasangan perseorangan dapat memenangkan Pilkada Kota Serang, ia menilai peluang tersebut masih kecil. Alasannya, pertama karena kandidat yang dilawan termasuk bernama besar. Kedua, kandidat yang dilawan didukung oleh partai yang punya pemilih setia.

Ketiga, kandidat yang dilawan mempunyai rekam cukup baik. Keempat, kandidat yang dilawan memiliki energi yang cukup untuk memenangkan Pilkada. “Kita tahu Pilkada selalu berbicara mengenai popularitas atau nama besar, maka kecil kemungkinan dua pasangan calon perseroangan akan menang,” ujarnya.

Namun demikian, menurutnya, kehadiran pasangan bakal calon jalur perseorangan telah memberi warna terhadap realita politik di Banten. “Tapi jika dilihat dari peserta yang ada, bukan berati mereka menjadi alternatif terbaik,” ucapnya. Sementara itu, calon perseorangan lainnya yaitu Agus Irawan-Samsul Bahri mendaftar ke KPU Kota Serang jelang penutupan pendaftaran, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 22.49.

Berkas persyaratan disegel

Sementara itu, berkas persyaratan calon perseorangan di Pilkada Lebak, Cecep Sumarno-Didin Saprudin yang dinilai tidak memenuhi sarat (TMS), akhirnya disimpan sebagai barang titipan dan dimasukkan dalam kotak yang tersegel, Rabu (10/1). Berkas persyaratan milik Cecep Sumarno yang akhirnya dikategorikan sebagai berkas titipan tersebut diketahui semua pihak, karena disaksikan oleh media dan masyarakat yang berada di KPU Lebak.

Ketua KPU Lebak Ahmad Saparudin mengatakan, karena pihak Cecep Sumarno- Didin Saprudin tidak mengambil berkas pencalonannya yang TMS, maka berkas persyaratan tersebut dianggap KPU Lebak sebagai barang titipan yang harus disimpan. “Agar tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan, maka sengaja kami meminta pihak media atau masyarakat yang kebetulan berada disekitar KPU Lebak untuk menyaksikan proses penyimpanan di dalam kotak yang langsung kami segel,” ujar Ahmad Saparudin.

Jika suatu saat berkas iitu diambil pihak Cecep Sumarno-Didin Saprudin, maka dirinya menjamin jika berkas tersebut tetap utuh, seperti saat diserahkan ke KPU Lebak sebelumnya.  “Kami jamin, berkas persyaratan milik Pak Cecep Sumarno, yang dititipkan di KPU akan tetap utuh serta dijamin tidak akan rusak,” ujarnya. Sebelumnya pasangan Cecep Sumarno-Didin Saprudin mengatakan, tidak akan menerima berkas yang sudah diserahkannya ke KPU Lebak.

Selain tidak melanggar undang-undang dan melakukan pelanggaran administrasi, pihaknya akan mengajukan gugatan kembali ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Bawaslu RI, KPU RI, DKPP dan kepolisian. “Kami akan melakukan gugatan lagi ke sejumlah pihak, karena KPU diduga telah menghilangkan berkas dukungan milik saya selaku calon bupati dari perseorangan,” tutur Cecep Sumarno. (SN/Lugay/Job)***


Sekilas Info

Meriahnya Perayaan HUT RI di Kramatwatu

SERANG, (KB).- Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk menyambut sukacitanya Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *