Pelayanan Dinilai Buruk, Penyertaan Modal PDAM Harus Dikaji

LEBAK, (KB).- DPRD Lebak Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak penyertaan modal bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebesar Rp 15 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Alasannya, kinerja dan pelayanan PDAM dinilai masih buruk, sehingga penyertaan modal harus dikaji terlebih dulu.

”Kami menolak penyertaan modal untuk PDAM sebesar Rp 15 miliar. Karena, selama ini pelayanannya masih sangat buruk, banyak keluhan tidak ada air. Pemerintah daerah harus mengkaji kinerjanya dulu sebelum memberikan penyertaan modal,” kata Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Lebak, Musa Weliansyah, Selasa (5/11/2019).

Selain PDAM, kata dia, penyertaan modal juga terdapat pada Perusahaan Daerah Lebak Niaga sebesar Rp 1,5 miliar dan PT LKM sebesar Rp 1,8 miliar. Pemkab harus melakukan kajian terlebih dulu dengan melibatkan tim independen untuk uji petik di lapangan. Uji petik perlu dilakukan agar penggunaan dana penyertaan modal tepat.

“Untuk PDAM, jangan dipaksakan perluasan instalasi dengan dalih untuk memenuhi pasokan air kepada masyarakat, apabila debit air yang ada sudah tidak mampu menyuplai dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini musim kemarau tidak sedikit masyarakat yang mengambil air ke sungai. Hal itu terjadi akibat tidak optimalnya PDAM, baik di Malingping maupun Wanasalam. Banyak masyarakat kekurangan air bersih. Suplai air PDAM kebanyakan dari bendungan irigasi, seperti irigasi di Cilangkahan Satu.

“Seharusnya, PDAM melakukan normalisasi dari bendungan ke hulu supaya debit air tetap terjaga dan mencukupi jangan sampai terjadi pendangkalan juga,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Lebak Oya Masri kepada wartawan mengatakan, jika tidak ada penyertaan modal, maka nantinya berpengaruh terhadap Program Hibah Air Minum MBR tahun 2020. Karena itu menjadi persyaratan dari pusat adanya penyertaan modal dari Pemkab. ”Kalau sampai dicoret tentu akan berpengaruh terhadap ajuan program MBR ke pusat,” tutur Oya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here