Pelaku Menggunakan Topeng, Pembunuhan di Waringinkurung Diduga Dendam

SERANG, (KB).- Pembantaian satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang diduga karena dendam. Dari informasi kepolisian, pelaku menggunakan topeng dalam melakukan aksinya tersebut.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku prihatin dengan terjadinya pembunuhan yang menimpa satu keluarga di Kampung Gegeneng tersebut. Berdasarkan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) disinyalir pembunuhan itu dipicu akibat adanya dendam.

“Saya sudah komunikasi dengan Kapolres (Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi) dan saat ini sudah ditangani oleh kepolisian kasusnya,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada Kabar Banten saat ditemui setelah paripurna.

Tatu mengatakan, pascakejadian pihaknya juga sempat melakukan rapat Forkopimda. Dari rapat tersebut, Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi sempat menyampaikan indikasi pembunuhan itu karena dendam pribadi.

Sebab, kata dia, dari olah TKP jika disebut pencurian tidak mungkin. Sebab di lokasi tidak ada barang yang hilang. “Kita serahkan semuanya ke polisi. Dari pemda paling dinkes dan dinsos akan monitor istrinya (Siti Sadiyah) yang selamat,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, akhir-akhir ini dari hasil rapat Forkopimda terungkap jika kriminalitas di Kabupaten Serang meningkat. Hal itu dihitung dari berbagai sisi seperti curanmor hingga kasus kriminal lainnya.

Oleh karena itu, pihaknya duduk bersama dengan Forkompimda untuk mencari solusi dan mengatasi bersama-sama. “Kalau soal penyebab kita juga masih belum tahu kenapa bisa meningkat,” katanya.

Dalam pencarian

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi mengatakan, saat ini pelaku masih dalam proses pencarian. Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku menggunakan topeng. “Hasil autopsi sudah didapatkan. Kita akan cepat ungkap kasusnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Waringin Kurung terkait adanya penemuan dua orang mayat dan seorang kritis.

Baca Juga : Polres Serang Kota Dalami Kasus Dugaan Pembunuhan di Waringinkurung

Dua orang tersebut yakni Rustadi (37), Alwi (4), sedangkan yang kritis adalah Siti Sadiyah (25). “Dua orang yang sudah meninggal dunia dibawa ke RSDP, dan yang kritis dilarikan ke RSUD Kota Cilegon untuk mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Saat ini, kata Ivan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman kasus pembunuhan sadis tersebut. Dirinya masih belum bisa memastikan modus pembunuhan ini apakah perampokan atau pembunuhan murni. “Tim identifikasi sedang melakukan olah TKP dan minta keterangan dari keluarga terdekat korban,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here