Selasa, 19 Juni 2018

Pejabat Pemprov Banten tak Bayar Zakat Dilarang Pulang Kampung

SERANG, (KB).- Gubernur Banten H Wahidin Halim mengancam tidak akan memberi izin kepada para pejabat Pemprov Banten untuk pulang kampung atau mudik Lebaran jika yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan bukti pembayaran zakatnya.

“Jika ada yang memaksakan pulang, nanti tidak boleh balik lagi!” ujar Wahidin dengan nada berseloroh seraya disambut tawa oleh para pejabat yang mendengarkannya. Imbauan bernada canda ini disampaikan Wahidin ketika memberikan sambutan pada acara Gebyar Zakat 1439 Hijriyah yang diselenggarakan Baznas Banten di Pendopo Gubernur, Rabu (6/6/2018).

Selain para pejabat pemprov, pada acara tersebut hadir para pimpinan lembaga vertikal tingkat provinsi, BUMN, BUMD, DPRD, perguruan tinggi dll.

Wahidin menegaskan hukum membayar zakat wajib. Oleh karena itu, para pejabat pemprov tidak harus ditagih kalau menjalankan kewajiban membayar zakat.

Dikawal polisi

Gubernur juga berharap Baznas bersikap tegas. “Kalau perlu, Baznas dikawal polisi,” katanya bernada canda lagi seraya disambut tawa para pejabat.
Wahidin menilai dalam menunaikan kewajiban membayar zakat jangan terlalu hitung-hitungan.

“Sekarang ini, kalau zakat mal kecil tapi kalau ‘zakat mal’ (belanja ke mal atau supermarket-red) lebih besar,” katanya.

Dia berharap kegiatan atau aktivitas pengumpumpulan zakat itu jangan hanya ramai pada bulan Ramadan. Pada bulan lain pun harus tetap giat beraktivitas.

“Potensi zakat ini luar biasa jika dikelola. Bahkan bisa mengalahkan APBD,” ujarnya.

Pada bagian lain gubernur mengapresiasi program-program yang telah dibuat dan dijalankan Baznas Banten. Untuk lebih mengoptimalkan program tersebut, menurut gubernur, pemprov siap bekerja sama dengan Baznas Banten.

Sebelumnya, Ketua Baznas Banten H Suparman Usman menyampaikan ucapan terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur yang telah mendukung berbagai program yang dijalankan Baznas Banten.

Suparman menjelaskan Gebyar Zakat merupakan kemasan kegiatan penghimpunan zakat, infak dan sadaqah para pejabat di lingkungan Pemprov Banten yang digerakkan oleh pimpinan daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi teladan dan kepedulian pemangku daerah kepada Baznas Banten dan program-programnya dalam penanganan pengentasan kemiskinan.

Gebyar Zakat juga merupakan kelanjutan dari penyerahan dana zakat Presiden RI beserta para menteri dan pejabat di seluruh kementerian kepada Baznas yang telah dilaksanakan di Istana Presiden pada 28 Mei 2018.

Pantauan Kabar Banten di lokasi acara, dari mulai sebelum sampai setelah acara berlangsung, tampak sejumlah pejabat pemprov menunaikan kewajiban membayar zakat pada delapan konter pembayaran zakat yang disiapkan Baznas Banten.

Pada acara tersebut hadir antara lain Wakil Gubernur Banten H Andika Hazrumy, Sekretaris Daerah Pemprov Banten H Ranta Suharta, dan Kepala Kanwil Kemenag Banten HA Bazari Syam.(RI)*


Sekilas Info

Tim Favoritnya Gagal Lolos ke Piala Dunia, Wagub Banten Alihkan Dukungan untuk Brasil

SERANG, (KB).- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy kecewa berat tim kesayangannya, Italia, gagal tampil di Piala …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *