Pegawai BPBD Kota Cilegon Tempati Gedung Baru

KECERIAAN tampak terlihat dari sejumlah pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daera (BPBD) Kota Cilegon. Mereka terkesang senang, karena mulai bekerja di kantor baru yang representatif. Selama ini, tempat kerja mereka terbilang kurang memadai.

Namun, kantor yang selama ini diidam-idamkan akhirnya ditempati. Gedung BPBD Kota Cilegon yang baru di atas lahan seluas 2347 m2 dengan luas bangunan mencapai 1.410 meter2.

Kantor baru tersebut, terdiri atas gedung kantor 1002 m2 dengan konstruksi 3 lantai. Kemudian, gudang seluas 288 m2 dan garasi 120 m2 dengan pemborong PT Nina Artha Proganda Putri serta pengawas dari PT Sketsa Karya Mandiri dengan anggaran Rp 10 miliar.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kota Cilegon Utang Sutardi menuturkan, gedung tersebut merupakan salah satu program yang diajukan oleh BPBD Kota Cilegon. Ia senang dengan keberadaan gedung tersebut.

“Syukur alhamdullilah, kami menempati gedung baru, tempatnya representatif dan saya kira cocok dengan aktifitas BPBD, karena semua staf di sini mobilitasnya sangat tinggi,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (12/4/2019).

Ia menuturkan, perpindahan kantor sudah dilakukan sejak sepekan yang lalu. “Pindahannya sudah dicicil, ada barang kursi ataupun lemari serta arsip administrasi lainnya sudah dibawa oleh staf. Jadi, hari ini (kemarin) secara resmi menempati gedung baru ini. Lumayan enaklah,” ujarnya.

Dengan ditempatinya gedung baru tersebut, pihaknya berharap, kinerja meningkat dan semangat dalam menjalankan bekerja akan terasa tercapai.

“Kalau harapan banyak, di antaranya bersyukur dulu atas penempatan gedung baru ini. Kemudian, dirasakan kerja juga meningkat dan bukan mengecilkan tempat yang dulu. Namanya juga suasana yang baru,” ucapnya.

Seorang Staf BPBD Kota Cilegon Teguh Dwi Purnomo mengatakan, terpacu untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Apalagi, tutur dia, hal tersebut merupakan salah satu fasilitas dalam kinerja.

“Jadi, memang tidak boleh ada alasan apapun dalam penurunan kinerja. Bagi kami sarana dan prasarana sebagai penunjang kinerja memang sudah layak dan kami siap meningkatkan kinerja untuk lebih baik lagi,” katanya.

Ia berharap, salah satu program yang dilakukan oleh BPBD, adalah “Roundcall”, di mana semua instansi baik swasta maupun negeri bisa melakukan komunikasi dengan baik. (Himawan Sutanto)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here