Peduli Lingkungan, Himapi Ajak Tanam Mangrove

SERANG, (KB).- Himpunan Mahasiswa Perikanan (Himapi) Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengajak mahasiswa menanam bibit mangrove.

Kegiatan tersebut untuk menjaga lingkungan dan menjaga ekosistem laut, yang dilaksanakan di Kampung Tanggul Jaya, Kelurahan Banten. Kegiatan bertemakan “Bersama Meningkatkan Kualitas Diri Demi Efisiensi Sumber Daya Perikanan Yang Berkelanjutan”, Rabu (17/4/2019).

Ketum Himapi Fakultas Pertanian Untirta Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut untuk menjaga kelestarian lingkungan, ekosistem, abrasi dan menjadi tempat pariwisata alam. Alasannya, karena banyak kerusakan akibat terjadinya abrasi, maka dengan menanam mangrove dapat terjaga agar tidak terjadinya abrasi.

“Kegiatan tersebut merupakan program tahunan yang selalu diperingati oleh HIMAPI Untirta. Kami ingin mengajak mahasiswa menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu juga ini sebagai bentuk komitmen kami sebagai mahasiswa, sebagaimana yang tercantum dalam Tri Dharmma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian,” kata Nugroho kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, bibit mangrove yang ditanam memang tidak banyak. Bibit mangrove tersebut ditanam bersama masyarakat Kampung Tanggul Jaya, Kelurahan Banten. Penanaman tersebut bertujuan untuk menjaga dan merehabilitasi ekosistem pesisir.

“Sehingga masyarakat bisa ikut merawat dan menjaga bibit mangrove yang sudah ditanam bersama. Dengan tanaman bibit mangrove tersebut bisa menjaga ekosistem dan mencegah terjadinya abrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Siti Rohma mengatakan, mangrove merupakan tempat dari beberapa biota perairan mencari makan dan breeding, serta mangrove berperan dalam pengurangan gas CO2 yang terdapat di bumi.

“Bibit mangrove yang sudah besar ini bisa menjaga kelestarian ekosistem pesisir pantai dan menjaga terjadinya abrasi,” katanya.

Ia mengatakan, hutan mangrove memiliki beberapa fungsi, antara lain mencegah intrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi pantai. Sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa dan juga berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir.

“Ini merupakan kegiatan bagi kami sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Jika kita bersama-sama menjaga ekosistem tentu tidak akan rusak,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here