Peduli Korban Banjir, SMA Negeri 1 Kota Serang Kirim Obat-obatan

SERANG, (KB).- SMA Negeri 1 Kota Serang mengirimkan obat-obatan dan kebutuhan lainnya, untuk membantu korban terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Rabu (8/1/2020). Bantuan bencana tersebut dikirim ke pos bencana Dindik Provinsi Banten untuk didistribusikan kepada korban bencana.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Serang H. Asep Joko mengatakan, bantuan terdiri atas obat-obatan, makanan siap saji, pakaian, hingga peralatan sekolah.

“Dari informasi yang kami terima, yang cukup mendesak selain makanan adalah obat-obatan dan pakaian dalam,” kata H. Asep Joko, saat penyerahan dan pelepasan bantuan peduli banjir Lebak, Rabu (8/1/2020).

Dia mengatakan, bantuan tersebut berasal dari sekolah maupun pribadi guru dan siswa sebagai rasa kepedulian terhadap sesama. Membantu sesama yang sedang kesusahan, kata dia, merupakan perbuatan mulia.

“Sebagai makhluk sosial, sudah wajarnya kita saling tolong menolong. Terlebih jika melihat saudara kita sedang mengalami musibah atau bencana, maka kita harus membantunya,” katanya.

Posko darurat

Sementara itu, Posko Tanggap Darurat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak menampung sumbangan bencana untuk korban banjir dan longsor di enam kecamatan terdampak.

“Bantuan yang kami tampung ini berasal dari wilayah Bina SMP se-Kabupaten Lebak,” ujar Kasubag Umum Disdikbud selaku penanggung jawab posko tanggap darurat Disdikbud Lebak, Maman, di Rangkasbitung, Rabu (8/1/2020).

Dia menjelaskan, posko tanggap darurat Dindikbud Lebak ini dibuka sejak (2/1/2020) dan telah menyalurkan bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak banjir dan longsor yang tersebar di enam kecamatan yaitu Lebak Gedong, Cipanas, Curugbitung, Maja, Sajira dan Cimarga.

Dia menyebutkan, untuk bantuan yang disalurkan ke daerah -daerah terdampak bencana banjir dan longsor itu meliputi pakaian layak pakai, mi instan, peralatan sekolah.

“Untuk bantuan yang kita salurkan itu didahulukan yang dibutuhkan para korban banjir seperti makanan, pakaian, selimut atau kebutuhan lainnya,” ucapnya.

Dia mengatakan, sejak posko tanggap darurat ini dibuka, bantuan dari wilayah Bina SMP di Kabupaten Lebak terus berdatangan dan setelah kita catat tidak berlangsung lama bantuan logistik yang masuk ke posko disalurkan kepada yang membutuhkan yaitu para korban banjir dan longsor yang ada di enam kecamatan itu.

Selain membuka posko tanggap darurat di Kantor Dindikbud, pihak Dindikbud Lebak membuka posko di kecamatan-kecamatan terdampak banjir dan longsor seperti di Kecamatan Sajira dan Cipanas.

“Kami berharap dengan adanya dibukanya posko-posko di kecamatan itu apa yang dibutuhkan masyarakat yang menjadi korban bencana banjir dan longsor itu dapat secepatnya tersalurkan,” tuturnya. (DE/ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here