Selasa, 20 November 2018

Pecahkan Persoalan Kota, Pemkot Tangerang Gandeng BPPT

TANGERANG, (KB).- Kota Tangerang saat ini telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Namun, dalam perjalanannya, Kota Tangerang juga dihadapkan pada berbagai persoalan perkotaan mulai dari kemacetan, banjir, dan juga masalah lingkungan lainnya.

Terkait hal tersebut, Pemkot Tangerang menggandeng berbagai pihak baik itu dari unsur masyarakat, akademisi, dan juga para ahli, untuk bersama-sama merumuskan berbagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. Salah satunya, kerja sama kemitraan tersebut dilakukan pemkot menggandeng pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Kerja sama tersebut dimulai dengan ditandatanganinya MoU atau nota kesepahaman antara pemkot yang diwakili langsung Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dengan pihak BPPT yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Teknologi SDA, Professor Wimpie Agoeng Noegroho Ashar.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, pihak Dinas PUPR membangun kerja sama dengan BPPT. “Di sana (BPPT) banyak teknologi yang bisa kami aplikasikan dalam kebutuhan pembangunan Kota Tangerang,” katanya, Rabu (18/10/2017).

Salah satu dalam waktu dekat akan dilaksanakan, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPR dan SDA Kota Tangerang, Nana Trisyana, adalah terkait penggunaan teknologi penelitian struktur tanah dengan geolistrik untuk mendapatkan profil lapisan tanah dasar (sub bottom profile) yang sangat membantu dalam proses investigasi tanah pada pembangunan jembatan.

Ia mencontohkan, sebelum melakukan pembangunan jembatan terlebih dahulu dilakukan pengeboran di satu titik untuk menginvestigasi struktur tanah. Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan untuk memindai struktur tanah secara tepat, sehingga bisa meminimalisir terjadinya longsor atau amblas.

“Ini cocok untuk dilakukan pada daerah di mana struktur tanah yang didominasi oleh lapisan aluvial tebal (lempung), seperti di wilayah Kecamatan Priuk, Kawasan Kali Ledug maupun pada sepanjang aliran Sungai Cisadane,” ujarnya. Selain itu, dia juga menyampaikan, bahwa ke depan pihaknya juga sedang menjajaki untuk menerapkan teknologi peringatan dini banjir yang sudah dikembangkan pihak BPPT.

Sementara itu, Prof Wimpie menyampaikan, bahwa MoU tersebut baru merupakan langkah awal, selanjutnya nanti akan diadakan tindak lanjut yang sifatnya lebih teknis. “Ini merupakan suatu langkah awal nanti secara lebih detailnya akan ada beberapa PKS-PKS (perjanjian kerja sama). Jadi, secara nyata hasil-hasil yang telah sudah dilaksanakan pihak BPPT akan diaplikasikan, salah satunya di Pemerintah Kota Tangerang,” tuturnya. (DA)***


Sekilas Info

Penyanyi Lawas Hipnotis Pengunjung Summarecon Mall Serpong 

TANGERANG, (KB).- Sebanyak 11 penyanyi lawas era 80 dan 90 an, seperti Ikang Fauzi, Memes, Deddy …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *