PDIP tak Akan Beri Rekomendasi, Pelantikan Ratu Ati Marliati Menggantung

CILEGON, (KB).- Pelantikan Ratu Ati Marliati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon menggantung. Sebab, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Cilegon tidak akan memberikan rekomendasi untuk melengkapi persyaratan pelantikan Ati yang terpilih melalui pemungutan suara dewan.

“Rekomendasi dari DPP, bernomor 4330/IN/DPP/V/ 2018, ditandatangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Bambang DH, sudah diberikan kepada saya untuk maju dalam pemilihan wakil wali kota. Jadi, tidak ada rekomendasi lagi sesuai dengan aturan,” kata Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Reno Yanuar Reno kepada Kabar Banten, Senin (22/4/2019).

Dia mengatakan, hanya ada 2 partai pengusung dalam Pilkada 2015 yakni Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Bahkan, kata dia, bisa dicek langsung kepada KPU Cilegon untuk klarifikasi kebenarannya, sehingga betul-betul sahih.

“Silakan saja kroscek ke KPU. Pada saat itu, komisioner yang menanganinya adalah Pak Habibi Haliburton dan ketuanya adalah Pak Fathulah, dalam konstelasi Pilkada lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretariat Dewan (Setwan) Kota Cilegon sedang melengkapi persyaratan permohonan pelantikan Wakil Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, dengan mengumpulkan surat rekomendasi dari partai-partai koalisi.

Sekwan Kota Cilegon Didi Sukriadi mengatakan, surat-surat tersebut diserahkan oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Cilegon Sutisna Abbas. “Tadi saya sudah terima surat-surat rekomendasi tersebut. Sekarang sedang diverifikasi oleh Kabag Persidangan,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (22/4/2019).

Dia belum menerima surat keterangan kekurangan persyaratan dari Pemprov Banten. Ia hanya mendapatkan informasi melalui telepon genggam. “Sabtu (20/4/2019) malam, saya memang dapat telepon dari Biro Organisasi Pemprov Banten. Katanya ada kekurangan berupa surat rekomendasi. Tapi pemberitahuan resmi belum terima. Meskipun begitu, kami sudah menerima surat-surat rekomendasi itu dari DPD Golkar,” ujarnya.

Informasinya, surat-surat rekomendasi partai koalisi yang diserahkan DPD Golkar, tanpa surat dari DPC PDIP Kota Cilegon. Menurut Didi, hal tersebut tidak perlu. “PDIP kan telah memberikan rekomendasi untuk Reno Yanuar, artinya dianggap sudah. Ini kan yang belum dari partai-partai lain selain yang mengusung calon-calon kemarin,” tuturnya.

Sedang disiapkan

Kabag Persidangan Setwan Kota Cilegon Hidayat Makmur membenarkan hal tersebut. Menurut dia, kini berkas rekomendasi partai koalisi sedang disiapkan. “Kami sedang berproses. Setelah selesai akan langsung diserahkan ke Pemprov Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon Hasbi Sidik mengaku telah menyerahkan surat rekomendasi DPP Partai Gerindra sejak lama. Surat itu diserahkan ke DPD Partai Golkar sejak Februari. “Kami sudah serahkan surat rekomendasi itu padahal. Barangkali pihak Golkar yang tidak menyertakan saat usulan pelantikan dilakukan,” katanya.

Senada dikatakan Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cilegon Hasbudin. “Kami juga sudah menyerahkan ke DPD Partai Golkar Cilegon. Itu jauh sebelum proses pemilihan wakil wali kota dimulai,” katanya.

Pada bagian lain, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Cilegon Sutisna Abbas enggan berkomentar. “Intinya saya sudah serahkan surat-surat rekomendasi itu ke setwan,” ucap Sutisna. (HS/AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here