PDIP Kota Cilegon Lakukan Fogging

CILEGON, (KB).- Setelah beberapa hari lalu menggelar bakti sosial pembagian masker kepada pengendara. Kali ini Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Cilegon melakukan Fogging atau pengasapan, guna mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di beberapa Kelurahan.

Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian partai dengan lambing moncong putih tersebut yang berada di lokasi yang mudah terkena wabah DBD.

Salah satu pengurus DPC PDIP Kota Cilegon Nur Arifin mengatakan, kegiatan fogging ini merupakan salah satu program bakti sosial dari Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Reno Yanuar.

“Kegiatan fogging ini merupakan inisiatif Pak ketua DPC RY untuk lebih fokus kepada pencegahan supaya penyakit yang dapat menular melalui gigitan nyamuk aedes aegypti ini tidak mewabah di daerah yang rentan terkena penyakit berbahaya,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (1/4/2020).

Dia mengatakan, siklus DBD di Kota Cilegon sudah memasuki tahap yang harus diwaspadai. Karena, ujar dia, sebanyak 125 warga Kota Cilegon terserang demam berdarah dengue (DBD) hingga pekan kedua Maret 2020. Berdasarkan data yang diperoleh,angka kasus DBD naik drastis di Januari, yakni sebanyak 59 kasus. Dibandingkan Januari 2019 yang sebanyak 33 kasus.

“Ini merupakan salah satu resiko yang cukup berat dihadapi oleh masyarakat Cilegon. Karena penyakit DBD bisa menyebabkan kematian. Pengasapan ini merupakan salah satu pencegahan. Dan kami siap membantu Pemerintah Kota Cilegon dalam kegiatan yang sama,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Cilegon Ahmad Sudrajat mengatakan, pengasapan atau fogging ini dalam upaya mengantisipasi mewabahnya penyakit DBD disejumlah daerah. Menurut dia, apabila terkena gigitan nyamuk aedes aegypti ini bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

“DPC PDIP sebagai partai wong cilik, mampu membaca apa yang diinginkan oleh masyarakat. Semua wilayah yang dianggap berpotensi menjadi penyebaran nyamuk berbintik putih, kami fogging. Dengan harapan jentik nyamuk bisa mati dan tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa,” tuturnya.

Demam berdarah dan malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium dan ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

“Untuk itu, perlu dilakukan tindakan preventif sebelum meluas.Dan kami juga meminta kerjasama kepada warga agar bisa mengikuti pola hidup sehat dan 3 M, menguras bak kamar mandi, menutup ember atau lainnya yang terbuka dan mengubur ban bekas,botol-botol yang tidak terpakai,” ungkapnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here