PDAM Cilegon Mandiri Genjot PAD

CILEGON, (KB).- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri (CM) berupaya untuk meningkatkan raihan pendapatan asli daerah (PAD) pada 2020. Upaya tersebut, dilakukan melalui sejumlah hal, di antaranya peningkatan kualitas layanan serta jumlah pelanggan air bersih.

Direktur PDAM-CM Encep Nurdin mengatakan, PDAM-CM berhasil menyumbangkan PAD sekitar Rp 3,5 miliar pada 2019 lalu. Untuk itu, BUMD milik Pemkot Cilegon tersebut, menargetkan raihan PAD lebih dari sebelumnya.

“Kami berharap, di 2020 ini PDAM-CM lebih baik dari sebelumnya. Sumbangan PAD bisa naik, pelanggan naik, semuanya lebih baik,” katanya, Ahad (26/1/2020).

Ia yang akan habis masa jabatannya sebagai Direktur PDAM-CM pada Rabu (12/2/2020) menuturkan, sumbangan PDAM terhadap PAD Kota Cilegon dimulai ketika dia pertama menjabat direktur, yakni sebesar Rp 1,2 miliar. Pihaknya kemudian terbilang berhasil untuk mencapai target setiap tahun yang jumlahnya terus meningkat.

“Ini berkat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap PDAM yang juga terus meningkat,” ujarnya.

Namun begitu, dia menuturkan, jika tujuan utama PDAM-CM sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) bukan kepada keuntungan. Namun, perusahaan yang dia pimpin sejak 2012 tersebut, berorientasi kepada kepentingan sosial.

“Kami juga menyuplai air ke wilayah-wilayah yang rawan kekeringan saat musim kemarau, seperti Pulomerak dan Grogol,” ucapnya.

Ia menuturkan, jumlah pelanggan PDAM-CM saat ini sekitar 18.000 pelanggan. Potensi penambahan pelanggan akan terus bertambah, karena di Cilegon juga terus berkembang perumahan-perumahan.

“Kami dalam memudahkan pembayaran pelanggan juga bekerja sama dengan Indomaret, Alfamart, dan Blibli.com. Jadi, bukan hanya di loket PDAM saja. Ini untuk menekan tunggakan pembayaran air,” tuturnya.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Abdul Ghoffar berharap, setiap tahun PAD yang disumbangkan oleh BUMD meningkat. Sebab, dengan peningka-tan PAD bisa menambah APBD Kota Cilegon yang tentunya juga akan berdampak pada pembangunan di Kota Cilegon.

“Apalagi BUMD seperti PT PCM sudah diisi oleh pejabat baru yang tadinya ada jabatan kosong. Dalam waktu dekat ini, juga PDAM-CM akan ada pejabat baru, kami berharap, bisa meningkatkan kualitas pelayanan BUMD dan PAD,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here