PDAM Cilegon Mandiri Evaluasi Pengiriman Air Bersih

CILEGON, (KB).- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri (CM) melakukan evaluasi pengiriman air bersih ke sejumlah titik kekeringan di Kota Cilegon. Hal tersebut dilakukan pascaterjadinya kecelakaan tunggal terhadap tangki air di Tanjakan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kamis (24/10/2019).

Diketahui, truk tangki air mengalami kecelakaan saat hendak mengirimkan air bersih ke Lingkungan Tembulun. Mobil tersebut mogok di tanjakan, kemudian mundur masuk ke jurang.

Untungnya, sopir tangki bernama Rusmadi, warga Taktakan, Kota Serangl oncat dari mobil sebelum masuk ke jurang. Namun, Rusmadi harus dirawat intensif, karena mengalami patah tulang di pundak, rusuk, dan tulang belakang.

“Kami sudah membawa sopir ke RSKM untuk dilakukan penanganan intensif. Saya sendiri berharap, agar pak Rusmadi segera dioperasi, agar kondisinya cepat membaik,” kata Direktur PT PDAM-CM Encep Nurdin, saat ditemui di RSKM Cilegon, Jumat (25/10/2019).

Saat ini, Rusmadi dirawat di Ruang Cempaka nomor 4 RSKM. Rusmadi perlu mendapat penanganan operasi, sayang ada kondisi kesehatan lain yang menghalangi upaya tersebut. “Pak Rusmadi ternyata memiliki flek di paru-paru. Jadi, dokter harus mengdiagnosa lebih dalam,” ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan pengiriman air ke sejumlah titik di Pulomerak memang cukup membahayakan. Karena, titik-titik tersebut rata-rata berada di atas perbukitan yang medannya cukup berat. “Ini misi kemanusiaan yang sebetulnya cukup membahayakan. Tapi, tetap harus kami lakukan, karena itu bagian dari tugas PDAM,” ucapnya.

Baca Juga : Tak Kuat Nanjak, Truk Tangki PDAM Cilegon Masuk Jurang

Berkaitan dengan adanya insiden tersebut, dia mengatakan, akan melakukan sejumlah evaluasi. Salah satu-nya pemilihan sopir yang lebih selektif serta memperketat perawatan mobil tangki.

“Mobil tangki milik kami memang relatif masih muda. Tapi, kalau terus-terusan dibawa ke medan berat, pastinya akan ada efeknya. Nanti kami akan komunikasi dengan Pemkot Cilegon, terkait kondisi kendaraan tangki PDAM,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Ahmad Mafruh mengatakan, pihaknya bersama PT PDAM-CM tetap berupaya mendistribusikan bantuan air bersih.

Beberapa lokasi yang kesulitan air bersih di Cilegon, seperti Tembulun, Cipala, Ciporong, Gunung Batur, dan Batu Lawang medan jalannya memang membahayakan. “Semua lokasi yang kesulitan air itu medannya terjal, makanya kami meminta pengemudi waspada. Tanjakan terjal dan jalan sempit,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here