Rabu, 21 November 2018

PDAM Adopsi Pengelolaan Air Bersih

TANGERANG, (KB).- Pemenuhan air bersih oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui PDAM Tirta Benteng untuk masyarakat terus ditingkatkan. Berbagai terobosan dan inovasi pun dilakukan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tersebut. Salah satunya dengan mengadopsi sistem teknologi informasi manajemen yang diterapkan Pemkot Malang dalam pengelolaan air bersih.

Rencana tersebut pun disambut baik oleh Wali Kota Malang Mochamad Anton yang disampaikan kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di sela-sela acara di Jakarta, baru-baru ini. ”Keberhasilan Pemkot Malang dalam pengelolan air bersih dan inovasi yang dilakukannya serta mendapatkan pengakuan skala internasional, mendorong kami untuk menerapkan hal yang serupa,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang disambut baik oleh Wali Kota Malang.

Arief menambahkan, Pemkot Tangerang pada bulan Januari 2017 telah melakukan studi banding langsung ke PDAM Kota Malang untuk melihat secara langsung sistem yang diterapkan. Kemudian pertemuan dengan Wali Kota Malang Mochamad Anton pada hari ini sebagai tindak lanjut dari keseriusan yang diupayakan Pemkot Tangerang. Apalagi, hubungan sinergitas antara Pemkot Tangerang dan Pemkot Malang selama ini berjalan baik. Beberapa aplikasi yang dibuat oleh Pemkot Tangerang pun telah diadopsi oleh Pemkot Malang.

”Kota Malang menjadi pilot project nasional dalam penuntasan 100 persen pelayanan air minum untuk masyarakat. Dan jumlah pelanggan yang tercatat saat ini yakni 154 ribu sambungan rumah. Hal itu sejalan dengan Pemkot Tangerang yang sedang berupaya meningkatkan jumlah sambungan rumah mencapai 60 ribu di tahun ini dari total yang terealisasi hingga Agustus 40 ribu sambungan rumah,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Mochamad Anton menyambut baik dan siap membantu Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam memenuhi target layanan air bersih. Bahkan, Anton menyakini jika Kota Tangerang bisa melebihi target yang dicapai sebab potensi industri yang berkembang pesat.
”Malang yang memiliki pegunungan saja bisa memenuhi target tersebut. Apalagi Kota Tangerang yang punya potensi industri dan jasa. Sangat mungkin merealisasikannya. Kita siap berbagi inovasi seperti halnya Malang yang juga mengadopsi aplikasi di Kota Tangerang,” kata Anton.

Perlu diketahui, PDAM Kota Malang menjadi salah satu PDAM terbaik di tingkat nasional. PDAM Malang ditarget memberikan pelayanan kepada 170 ribu sambungan rumah dan saat ini telah mencapai 154 ribu sambungan rumah. Pada tahun 2018 dipastikan selesai dari target nasional yakni 2019.
Bahkan, pengelolaan air bersih oleh Kota Malang mendapat pengakuan dunia internasional.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Malang menerima Certificates of Recognition ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award di bidang air bersih (clean water) untuk kategori kota besar di Brunai Darussalam. Sebelumnya juga mendapat penghargaan Internasional Global Water Award di Uni Emirates Arab tahun 2016. (DA)***


Sekilas Info

Gunakan Paspor Palsu, Empat WN Nigeria Dibekuk Imigrasi Bandara Soetta

TANGERANG, (KB).- Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan 3 warga negara (WN) Nigeria di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *