PB TI Tunjuk Banten Tuan Rumah Pra-PON Taekwondo

SERANG, (KB).- Pengurus Besar (PB) Taekwondo Indonesia (TI) secara resmi telah menunjuk Provinsi Banten untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan babak Prakualifikasi PON (Pra PON) Papua 2020. Kepastian berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan PB TI Nomor 144/PBTI/VII/2019 pertanggal 15 Juli lalu.

Dengan keluarnya surat tersebut, Banten ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pra-PON cabor taekwondo wilayah Barat, yang rencananya akan diselenggarakan pada 26-29 September mendatang di Stadium Benteng Taruna Karawaci, Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengprov TI Banten E. Kosasih Samanhudi menyambut baik terpilihnya Banten menjadi tuan rumah pelaksanaan Pra-PON cabor taekwondo. Oleh karena itu, pihaknya akan segera mempersiapkan sebaik mungkin, agar Banten menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu yang akan berlaga di Pra-PON nanti.

“Yang pasti kami akan segera mempersiapkan venue sebaik mungkin, agar tamu dari daerah lain tidak mengeluhkan kesiapan tuan rumah. Sebagai tuan rumah, tentu kami mengharapkan dapat memberi jamuan terbaik untuk para tamu kami,” ucapnya.

Ia menambahkan, segala hal sudah dipersiapkan sebaik mungkin karena sudah sejak jauh hari pihaknya mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Pra-PON taekwondo. Oleh karena itu, Banten akan bergerak cepat memaksimalkan persiapan. “Pastinya venue pertandingan dulu, baru kemudian penginapan untuk daerah lain,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pengprov TI Banten Fiva Zabreno mengatakan, banyak keuntungan yang didapat jika Banten menjadi tuan rumah. Alasannya, persiapan yang dilakukan taekwondoin Banten tentu lebih luang ketimbang daerah lain, karena harus melewati perjalanan terlebih dahulu.

“Karena kita tuan rumah jadi banyak keuntungan, seperti energi yang tidak terlalu banyak keluar. Atlet Banten juga lebih mengenal venue sendiri, jadi kita lebih leluasa dalam berlatih di venue Pra-PON nanti,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, dengan menjadi tuan rumah, maka Banten akan mendapat semangat lebih. Alasannya, taekwondoin Banten akan berlaga di hadapan pendukungnya sendiri, sehingga akan menerima dukungan secara langsung dari suporter.

“Tentu dukungan dari penonton Banten akan sangat maksimal nanti, itu menjadi salah satu keuntungan bagi kami sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, kami berharap dengan keuntungan tersebut Banten meraih banyak tiket menuju PON Papua 2020,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here