Minggu, 24 Juni 2018

Pasien Jangan Selalu ke RSUD

Warga Kota Cilegon yang sakit jangan selalu dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD), karena saat ini tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Cilegon sudah bisa melakukan rawat inap. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati seusai membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) Bidang Kesehatan 2018 di salah satu hotel Kota Cilegon, Senin (12/3/2018).

“Pembangunan Puskesmas-puskesmas sudah direncanakan dan pelayanan kesehatan selama ini sudah cukup optimal. Adanya Puskesmas yang melakukan rawat inap, agar pasien tidak selalu ke RSUD Cilegon. Beda halnya kalau dirujuk, ya harus ke RSUD,” katanya. Ketiga Puskesmas yang melayani rawat inap, ujar dia, untuk melakukan optimailsasi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, di mana warga selama ini selalu saja ke RSUD.

Ia mencontohkan, masyarakat Ciwandan, yang dirawat tidak selalu di RSUD, karena Puskesmas di wilayah tersebut, bisa melakukan rawat inap. “Ada 3 Puskesmas yang bisa melayani rawat inap, seperti Puskesmas Ciwandan, Pulomerak, dan Cibeber. Lain halnya kalau memang ada rujukan dari Puskesmas tersebut, maka harus dirawat inap ke RSUD,” ucapnya.

Mengenai kegiatan Forum Pemerintah Daerah, dia menuturkan, kegiatan tersebut untuk program 2019 yang akan datang, agar sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. “Kami akan memilih program yang paling penting untuk masyarakat dan sesuai RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) itu yang akan kami prioritaskan,” tuturnya. Ia menuturkan, jika programnya bisa ditunda, maka program tersebut tidak akan diakomodasi terlebih dahulu atau dimasukkan setelah program prioritas selesai.

Program tersebut, berdasarkan usulan dari masyarakat melalui musyawarah rencana pembangunan kelurahan dan musyawarah pembangunan kecamatan (musrenbangcam). Menurut dia, semua program untuk masyarakat tersebut penting. Jadi, jika programnya tidak penting, masih bisa ditunda kami tunda dahulu dan lebih mementingkan program yang diprioritaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, dr Ariadna mengatakan, tujuan Forum Perangkat Daerah Dinas Kesehatan 2018 tersebut, untuk menyelaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan kesehatan, dengan usulan program dan kegiatan hasil musrenbangcam. “Kegiatan ini juga untuk mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan prioritas bidang kesehatan di Kota Cilegon dan juga untuk menyepakati prioritas pembangunan kesehatan serta rencana kerja dan pendanaannya,” katanya.

Ia berharap, pada acara konsultasi publik yang dilaksanakan esok hari (hari ini), semua pemangku kepentingan di Kota Cilegon, dapat berpartisipasi dan memberikan sumbangsih pemikiran beserta ide untuk membangun Cilegon sehat ke depannya. “Semoga dalam forum ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi, menajamkan program, dan membentuk program prioritas pembangunan kesehatan di Kota Cilegon,” ujarnya. (Himawan Sutanto)***


Sekilas Info

Demi Landmark, Perkim Cilegon Rogoh Rp 96 Juta

DINAS Pertamanan dan Permukiman (Perkim) Cilegon terpaksa harus mengeluarkan anggaran Rp 96 juta untuk perbaikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *