Rabu, 16 Januari 2019

Pascabencana Tsunami Selat Sunda, Aston Beach Hotel Tetap Beroperasi

SERANG, (KB).- Pascabencana tsunami selat sunda, Aston Beach Hotel tetap menjalankan aktivitas usahanya seperti biasa. Namun, libur akhir tahun ini jumlah pengunjung relatif mengalami penurunan.

“Kita tetap beroperasi seperti biasa. Tetapi memang, pascatsunami ini dampaknya cukup berarti bagi kami. Sebab ada penurunan jumlah pengunjung,” kata General Manager Aston Beach Hotel, Doddy Fathurahman, Kamis (3/1/2019).

Menurutnya, secara umum akses masih terbuka dan cukup lancar pascatsunami tidak ada dampak yang signifikan terhadap hotel tersebut. Baik kerusakan fasilitas maupun korban. Hal itu dikarenakan Hotel Aston menerapkan sistem standar keamanan bencana.

“Kami bersyukur, saat bencana terjadi, baik tamu maupun karyawan tidak ada yang jadi korban. Semuanya selamat serta tidak ada cedera apapun,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, antisipasi ombak dan laut air pasang yang sering terjadi pada bulan Desember dan Januari setiap tahun. Maka, setelah melalui tahap perencanaan, manajemen hotel memutuskan untuk menaikkan area hotel lebih dari dua meter dan telah dibangun juga tembok pembatas laut di sepanjang pantai untuk perlindungan ekstra.

“Dua hal tersebut terbukti sangat efektif dalam melindungi hotel, tamu, dan staf. Dapat dilihat dari peristiwa tsunami yang tak terduga terjadi beberapa waktu lalu,” katanya.

Ia menambahkan, Hotel Archipelago selaku perusahaan manajemen hotel yang mengawasi Aston Anyer kini sedang mengorganisir berbagai kebutuhan darurat untuk diberikan kepada penduduk lokal yang terkena dampak dari bencana alam tersebut. “Kita juga akan memberikan bantuan kepada korban yang terdampak bencana tsunami,” ucapnya.

Pihaknya menganjurkan agar para tamu maupun orang yang mengunjungi hotel serta area sekitarnya untuk senantiasa memeriksa berita guna memperoleh informasi terbaru.

“Kami juga tentu saja tidak akan membebankan biaya untuk pembatalan atau check-out. Jika memiliki pemesanan dan memerlukan informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pembatalan, silakan langsung menghubungi hotel,” tuturnya. (Rizki Putri)*


Sekilas Info

Berwisata Edukasi di Museum Multatuli dan Perpustakaan Saija Adinda

Selain ragam potensi wisata alam yang dimiliki, Kabupaten Lebak memiliki sejumlah destinasi wisata buatan, baik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *