Pasca Pra-PON Motocross, IMI Banten Benahi Fisik Crosser

SERANG, (KB).- Pasca melakoni babak Prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional (Pra-PON) motocross beberapa waktu yang lalu, Pengurus provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Banten telah melakukan evaluasi. Salah satu hal yang menjadi fokus evaluasi berada pada fisik para atletnya atau crosser.

Oleh karena itu, crosser Banten diminta meningkatkan fisiknya sebelum berangkat ke PON XX/2020 Papua. Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabinpres) Pengprov IMI Banten, Tubagus Baenur Zaman.

“Dari motocross hanya meloloskan satu atlet ke Papua tahun depan yakni atas nama Jefri Bule,” ucapnya.

Ia mengatakan, Jefri finis diperingkat kedua mengikuti di nomor perorangan MX 125cc (usia 13 sampai dengan 17 tahun) di Sirkuit Tembong Jaya, Kota Serang, Banten beberapa waktu yang lalu.

“Jefri terpaut waktu 11,2 detik dari pebalap Jawa Timur, sedangkan Ananda Rigi Aditya, yang mampu mencatat waktu tercepat 24 menit dan 07 detik tak mampu lolos,” katanya kepada Kabar Banten.

Namun, pria yang akrab disapa Beben ini mengaku, untuk urutan ketiga jadi milik crosser Sulawesi Utara atas nama Siro Kanal dengan 24 menit dan 31 detik itu yang menjadi saingan kuat Banten.

“Nah, dari duel Jefri di Pra PON, sebenarnya dia diklaim bisa unggul. Karena, saat bertarung sempat memimpin sampai lap 12. Sayangnya, disisa delapan lap lagi ditambah 12 menit, fisiknya menurun. Alhasil mampu disalip Ananda Rigi Aditya. Makanya, kata saya fisik harus digenjot kembali,” ujar Banur di ruangannya, Rabu (9/10/2019).

Oleh karenanya, ia berjanji akan memberikan materi fisik lebih optimal kepada crosser Banten. Tujuannya, agar saat berlaga di PON XX/2020 Papua, mampu memberikan yang terbaik bagi daerah.

“Saya pun berencana mendatangkan pelatih berkualitas andal. Nanti pengurus akan bahas bagaimana kemungkinan merekrut pelatih level nasional. Soalnya melihat kesanggupan dana juga dari KONI Banten,” tuturnya.

Bila semua dimaksimalkan, pria yang juga menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang tersebut optimistis, motocross Banten mampu berbicara banyak di Bumi Cendrawasih (julukan Papua).

“Kita kan sudah punya atlet yang mumpuni, tinggal dipoles sedikit saja dan disiapkan kuda besi yang oke,” ucapnya menegaskan. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here