Sabtu, 26 Mei 2018

Pasca-Penyerangan Markas Polsek Bayah, Nelayan dan Polisi Gelar Apel Gabungan

LEBAK, (KB).- Pascaaksi penyerangan dan perusakan markas Polsek Bayah, sinergitas elemen masyarakat dan aparat pemerintah di wilayah tersebut lebih terjalin. Hal itu dibuktikan oleh kegiatan apel dan bakti sosial (baksos) yang dilaksanakan para tokoh dan nelayan yang tergabung dalam Koperasi Laut Qidul (Kolaqi), Himpunan Nelayan Bayah (HNB), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) Bayah, Brimob Kompi Panggarangan dan Sabhara Polres Lebak, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 08.00 hingga pukul 10.00.

Kapolsek Bayah AKP Sadimun kepada Kabar Banten mengatakan, pelayanan di Mapolsek Bayah satu hari pasca peristiwa perusakan kembali normal dan situasi berlangsung kondusif.

“Alhamdulillah, hari ini (Selasa) tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda warga nelayan dari Kolaqi dan HNB, FKPK Bayah, anggota Sabhara Polres Lebak melaksanakan giat apel dan baksos,” ujarnya.

Sadimun mengatakan, kegiatan apel dan baksos sebagai upaya masyarakat dan aparat pemerintah dalam rangka lebih meningkatkan Kemitraan TNI-Polri dengan masyarakat.

Ketua Kolaqi, Eko Priyono mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas insiden penyerangan dan perusakan Mapolsek Bayah yang terjadi akhir pekan kemarin yang disebabkan oleh kesalahpahaman. “Ini sebagai bukti bahwa kami para nelayan Bayah dengan aparat pemerintah tak ada permasalahan khusus dan selalu bersinergi,” tutur Eko. (DH)*


Sekilas Info

Warga Keluhkan Kerusakan Jalan

LEBAK, (KB).- Masyarakat di Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, mengeluhkan kerusakan parah yang terjadi pada badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *