Pasca-Penertibkan PKL di Stadion Maulana Yusuf, Satpol PP Bakal Disiagakan 24 Jam

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menempatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secara non-stop 24 jam di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

Nantinya, di lokasi tersebut akan didirikan pos untuk personel berjaga. “Insya Allah akan dijaga hingga 24 jam dan akan ada pos-pos untuk petugas. Pasti ke depannya akan kami programkan,” kata Wali Kota Serang Syafrudin.

Penjagaan tersebut, kata Syafrudin, bertujuan agar para pedagang tidak lagi datang berjualan di kawasan yang sudah steril dari Pedagang Kaki Lima (PKL) tersebut. “Insya Allah akan dijaga setiap hari, supaya pedagang tidak datang lagi,” kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidurp (DLH) Kota Serang ini.

Ia menuturkan, PKL stadion juga sudah disiapkan tempat baru di eks Pasar Kepandean. “Jadi semua sudah pindah ke Kepandean. Sampai saat ini memang sudah banyak juga yang daftar untuk dipindahkan kesana,” tuturnya.

Ia berharap, dengan ditertibkannya PKL dari stadion MY dari PKL bisa kembali menjadi sarana olah raga bagi warga Kota Serang. “Mudah-mudahan stadion ini bisa dipergunakan kembali oleh masyarakat untuk olah raga, bukan sebagai tempat berdagang,” katanya.

Untuk penertiban, pihaknya hanya menertibkan pedagang liar yang membangun di atas tanah milik Pemkot Serang. “Pokoknya sepanjang tanah milik Pemkot Serang akan ditertibkan. Kalau tanah milik PT KAI (Kereta Api Indonesia) itu bukan menjadi urusan kami. Khusus untuk tanah pemkot saja,” ujarnya.

Saat ini, Syafrudin memfokuskan penertiban PKL yang tidak memiliki izin dan berdagang di sembarang tempat. Hal tersebut dalam rangka menciptakan Kota Serang bersih, rapi serta nyaman. “Untuk saat ini program penertiban PKL dulu yang difokuskan dan mungkin nanti akan ditegaskan untuk penjagaan disekitaran stadion terlebih dahulu,” katanya.

Syafrudin juga tak menampik minimnya penerangan di kawasan stadion pasca-penertiban. Namun, menurutnya kini petugas sudah mulai mengganti lampu-lampu yang mati. “Lampu-lampu juga sudah mulai dipasang, kemudian yang mati sudah mulai diganti,” ujar kata Syafrudin. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here