Pasca Kasus Suap Wali Kota Cilegon, KPK Pastikan Tetap Dampingi Banten

SERANG, (KB).-  Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan memastikan tim koordinasi supervisi pencegahan (korsupgah) yang ditempatkan di Banten akan tetap berlanjut. Menurutnya, KPK sudah berupaya melakukan pencegahan korupsi di Banten dengan menyusun rencana aksi di provinsi maupun 8 kabupaten/kota.

Namun, hal tersebut bergantung personelnya. “Lanjut, untuk provinsi dan 8 kabupaten/kota. Kalau masih main juga ya penindakan,” ujar Pahala, melalui pesan Whatsapp, Selasa (26/9/2017). Ia menjelaskan, tim korsupgah akan tetap menjalankan tugasnya di Banten meski progres rencana aksi di Banten terbilang lambat.

Selain pendampingan terhadap daerah yang rawan, KPK juga akan melakukan penguatan melalui partai politik. “Tetap dibentuk kepala daerah yang kader partai. KPK akan koordinasi dengan partai juga supaya ditertibkan. Tetap dibantu dengan menu pencegahan. Kalau lewat partai masih bandel juga ya penindakan,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK “mengancam” akan meninggalkan Banten jika sampai akhir tahun 2017 ini tidak ada kemajuan signifikan. “Setahun lagi kalau enggak ada maju kita tinggalkan,” ujar Pahala Nainggolan, seusai pertemuan dengan gubernur, di Pendopo KP3B, 24 Mei lalu. (RI)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here