Jumat, 21 September 2018

Pasar Kaulinan Menes Jadi Idola Wisatawan

PANDEGLANG, (KB).- Salah satu pasar digital yang terletak di Baitul Hamdi Menes menjadi idola para wisatawan kuliner. Destinasi wisata tersebut selain menyuguhkan berbagai permainan tradisional, juga menjamu para pengunjung dengan makanan lokal tahun sembilan puluhan.

Salah satu pengurus Genpi, Yulfi mengatakan, Pasar Kaulinan Menes disebut sebagai pasar digital yang dikelola generasi Pesona Indonesia (Genpi) di bawah binaan Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Sampai sekarang, wisata tersebut tidak pernah kurang dari seribu pengunjung setiap eventnya.

“Pasar Kaulinan Menes merupakan salah satu pasar digital, dan saat ini baru ada dua pasar digital di Provinsi Banten. Di antaranya Pasar Kaulinan Menes dan Kampung Bakelir. Pasar tersebut hanya dibuka pada hari Ahad mulai dari pagi sampai siang saja. Meski dibuka seminggu sekali, namun pengunjungnya selalu ramai,” kata Yulfi kepada Kabar Banten saat ditemui di lokasi, Ahad (29/4/2018).

Menurut dia, mayoritas pengunjung didominasi orangtua yang membawa anggota keluarga besar. Karena segmentasi wisata ini cocok bagi keluarga. Namun tidak jarang juga para pengunjung dari kalangan muda-mudi yang memanfaatkan selfie di wisata tersebut.

“Untuk pengunjung tak pernah sepi. Setiap pekan, kami menyuguhkan berbagai event untuk memanjakan pengunjung,” ujarnya.

Seperti saat ini, pengelola pasar kaulinan menampilan beragam tari internasional. Termasuk menggelar lomba permainan tradisional seperti balap upih dan egrang.

“Kami menggelar beragam makanan lokal, kaulinan tradisional sambil mempromosikan wisata Menes,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Nasarudin Ahmad menuturkan, tempat tersebut sangat recomended bagi orangtua yang ingin memperkenalkan budaya tradisional dan makanan zaman dulu.

“Saya suka dengan suasana Pasar Kaulinan Menes ini. Karena banyak memberikan edukasi bagi anak-anak zaman now. Selain banyak lokasi selfie dengan background unik juga banyak tempat untuk bermain anak-anak. Seru kalau datang ke sini, bisa lihat event dan lomba tradisional,” tutur Nasarudin. (Ade Taufik/EM)*


Sekilas Info

Menata Ulang Situs Gunung Santri

Area wisata religi Gunung Santri yang berlokasi di Desa/Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, akan ditata ulang. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *