Pasar Baros Kebakaran, Ini Diduga Penyebabnya

SERANG, (KB).- Ratusan kios Pasar Baros di Kecamatan Baros Kabupaten Serang ludes terbakar, Ahad (10/11/2019). Pantauan di lokasi kejadian, para petugas terus berupaya melakukan pemadaman. Sementara jalan raya Serang-Pandeglang di kedua arah ditutup.

Sekretaris BPBD Kabupaten Serang Tubagus Maftuhi mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah menurunkan 14 unit armada pemadam kebakaran di antaranya 6 milik Kabupaten Serang, 4 Kota Serang, 2 dari Polda Banten dan 2 unit watersuplly. Untuk sementara pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa atau luka luka. “Sampai sekarang tidak ada, luka belum ada laporan,” ucapnya.

Disinggung soal jumlah kios terbakar, Maftuhi mengatakan, saat ini pihaknya masih belum bisa menyebutkan. Namun diprediksi ada ratusan kios yang terbakar. “Ada empat blok, satu bloknya 80 kios terus ada kios dibangun Masyarakat sendiri juga. Tapi belum pasti karena belum asesment, nanti kita asesmen dengan jumlah kios. Sebagian sudah habis, tapi belum sampai merambat ke rumah warga,” tuturnya.

Baca Juga : Pasar Baros Kebakaran, Jalan Raya Serang – Pandeglang Ditutup

Ia mengungkapkan, dalam proses pemadaman pihaknya mendapatkan sejumlah kendala. Pertama mendapatkan laporan pukul 17.30 WIB dan berangkat armada sekitar pukul 17.45 WIB. Kemudian saat menuju lokasi, ruas jalan raya Serang – Pandeglang macet total.

“Kendala kemacetan sudah diamankan pihak kepolisian dan ada perbaikan drainase sehingga jalan menuju lokasi menyempit. Kedua, titik sumber air yang diharapkan ada di Baros. Namun, hanya ada dari masyarakat serta dibantu pengusaha air bersih yang memberikan suplai,” katanya.

Hingga pukul 20.40 WIB proses pemadaman masih terus dilakukan. Pihaknya sudah menurunkan 3 regu terdiri dari 40 orang dan dibantu 15 personel dari Kota Serang serta Polda Banten. “Kita dibantu Polda sehingga air turun dan api bisa turun tidak melebar,” ucapnya.

Ia mengatakan, kebakaran hebat tersebut diduga akibat adanya human eror. Pertama dugaannya karena arus pendek dan kedua karena puntung rokok yang masih menyala. “Diduga kuat puntung rokok yang masih menyala, karena terik matahari panasnya luar biasa dan angin kencang. Selain itu, diduga karena banyaknya sampah kering sehingga api cepat membesar. Nanti jelasnya kepolisian,” ujarnya dilokasi.

Sementara, Kasie Sarpras Pasar Diskoperindag Kabupaten Serang Titi Purwitasari menyampaikan bahwa di Pasar Baros terdapat 76 kios dan 256 los pedagang kaki lima. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here